Pasien Virus Korona Dibawa Keluar dari Bandara China dalam Kotak Karantina. (Daily Mail/Twitter @xinyanyu)
Suara.com - Wabah virus corona yang berasal dari pusat kota Wuhan, China kekinian tercatat telah menewaskan 41 orang dan menginfeksi lebih dari 1.300 orang di seluruh dunia.
Virus ini telah menimbulkan kepanikan meski masih terlalu dini untuk menyatakan betapa berbahayanya dan betapa mudahnya menyebar di antara orang-orang. Dan karena virus tersebut baru muncul, manusia belum dapat membangun kekebalan terhadapnya.
Dilansir Reuters sebagaimana dikutip Antara, inilah deretan fakta terbaru seputar virus corona yang sudah diketahui sejauh ini:
- Terdapat 1.287 kasus yang dikonfirmasi dan 41 orang telah meninggal di China sampai 24 Januari, demikian menurut Komisi Kesehatan Nasional.
- China akan mengambil langkah-langkah yang lebih ketat dan lebih terukur untuk menghentikan penyebaran, televisi pemerintah melaporkan.
- Penyebaran virus yang sebelumnya tidak diketahui, diyakini muncul akhir tahun lalu dari satwa liar yang diperdagangkan secara ilegal di sebuah pasar hewan di Wuhan.
- Thailand telah melaporkan lima kasus, Australia melaporkan empat, Singapura, Prancis, Jepang dan Taiwan tiga, Vietnam, Korea Selatan dan Amerika Serikat masing-masing dua, dan Nepal satu.
- WHO mengatakan bahwa sementara wabah itu merupakan keadaan darurat bagi China, itu belum menjadi keadaan darurat kesehatan secara global.
- Gejala termasuk demam, batuk dan kesulitan bernafas.
- Para ahli dari China mengatakan virus bermutasi dan dapat ditularkan melalui kontak manusia.
- Mereka yang paling terpengaruh adalah orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan tidak terlalu baik.
- Tiga tim peneliti telah mulai bekerja untuk mengembangkan vaksin potensial, kata Koalisi untuk Kesiapsiagaan Inovasi.
- Para ilmuwan berharap untuk menguji vaksin pertama yang mungkin dalam waktu tiga bulan.
- Wuhan, sebuah kota berpenduduk 11 juta, berada di bawah karantina massal yang ketat, dan transportasi kota ditutup, serta penerbangan keluar ditangguhkan.
- China telah menyarankan orang untuk menghindari keramaian dan lebih dari 10 kota di provinsi pusat Hubei, tempat Wuhan berada, telah menangguhkan beberapa perjalanan.
- Beijing menutup akses wisata ke Kota Terlarang dan membatalkan event besar, termasuk dua pameran kuil Tahun Baru Imlek, dan menutup sebagian Tembok Besar.
- Shanghai Disney Resort dari Walt Disney Co akan ditutup mulai Sabtu.
- Hong Kong telah mengumumkan keadaan darurat dan akan memperpanjang penutupan libur sekolah hingga 17 Februari. Kota ini juga membatalkan semua perayaan Tahun Baru Imlek dan kunjungan resmi ke daratan China.
- Kota Haikou, ibukota provinsi pulau selatan Hainan, memulai pengamatan medis terpusat selama 14 hari untuk wisatawan dari Hubei. Kota Sanya di provinsi itu, tujuan liburan yang populer, telah menutup semua lokasi wisata.
- Bandara di seluruh dunia telah meningkatkan pemeriksaan.
- Saham dan harga minyak mentah turun tajam pada perdagangan Jumat karena investor pindah ke aset safe-haven di tengah kekhawatiran bahwa virus akan membatasi perjalanan dan mengurangi permintaan ekonomi.
- Beberapa ahli percaya virus ini tidak berbahaya seperti Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) 2002-03 yang menewaskan hampir 800 orang, dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), yang telah menewaskan lebih dari 700 orang sejak 2012.
Komentar
Berita Terkait
-
Ternyata, Bill Gates Sudah Prediksi Ancaman Virus Corona
-
Kembali dari Guangzhou, Kru Lion Air Diisolasi di RS Kandouw
-
Satu Pasien RSPI Sulianti Saroso Jakarta Dipastikan Negatif Virus Corona
-
Hasil Tes Negatif, 3 Suspect Virus Corona Wuhan di Bali Dipulangkan
-
Takut Virus Corona, Ibunda Raffi Ahmad Pilih Berdiam Diri di Rumah
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?
-
Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
-
Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang
-
Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut
-
Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim