Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis membentuk satuan tugas khusus untuk mengamankan beberapa program pembangunan nasional pemerintahan Presiden Joko Widodo. Salah satunya satgas investasi.
Satgas Investasi kata Idham, bertujuan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat lokal maupun internasional, agar dapat berinvestasi dengan baik di Indonesia. Satgas akan mewapadai dan mengawasi investasi di Indonesia.
Idham mengatakan satgas ini akan dipimpin langsung oleh Kabareskim Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo bekerja sama dengan instansi terkait.
"Satgas investasi untuk mengawal investasi itu sekarang sedang dibentuk sama Kabareskrim, nanti akan bekerja sama dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bekerjasama dengan pihak Bank Indonesia," kata Idham di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).
Kabag Penum Kombes Polisi Asep Adisaputra menambahkan, satgas ini juga akan bertugas menjaga stabilitas keamanan nasional agar iklim investasi tidak goyang.
"Situasi Kamtibmas yang kondusif merupakan modal utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif juga, diperkirakan tahun 2020 ini akan banyak investor yang datang ke Indonesia untuk mendukung pembangunan secara nasional,” ucap Asep.
Selain Investasi, Polri juga terus melanjutkan Satgas Anti Mafia Bola, Satgas Pangan, Satgas Karhutla, Satgas Migas, Satgas Saber Pungli, Satgas Penanggulangan Bencana, dan Satgas Penanggulangan Hoax di tahun 2020 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius