Suara.com - Kemunculan 'kerajaan' baru kembali membuat heboh publik, kali ini 'kerajaan' itu diberi nama King of The King. Mereka mengklaim memiliki uang sebesar Rp 60.000 triliun dan menjanjikan akan melunasi utang negara.
Harta kekayaan tersebut diklaim sebagai aset peninggalan Soekarno yang diwariskan kepada King of The King Mr Dony Pedro. Selain akan melunasi utang negara, ia juga mengklaim akan membagikan kekayaannya untuk warga.
Pada spanduk yang dipasang di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, tertulis janji-janji King of The King kepada para pengikutnya. Belakangan spanduk tersebut telah dicopot oleh aparat setempat.
"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Selamat Datang di Kota Serang King of The King. YM Soekarno, Mr Dony Pedro. Preisden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, Presiden MI. Pembukaan Aset Amanah Allah SWT Allahu Akbar Yang Maha Agung Pada Tanggal 25 November 2019 s/d 30 Maret 2020 untuk Melunasi Seluruh Hutang-Hutang Negara, Menyelesaikan dan Melaksanakan Dana Ampera, Menuju Kesejahteraan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (KNKRI)" demikian isi tulisan di spanduk itu.
Lantas, berapa besaran utang RI saat ini yang harus dibayar oleh King of The King?
Kementerian Keuangan mencatat utang yang dimiliki oleh Indonesia telah mencapai Rp 4.778 triliun hingga akhir 2019. Utang tersebut telah bertambah sebesar Rp 359,7 triliun sepanjang 2019.
Meski terbilang tinggi, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan rasio utang sebesar 29,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kondisi aman.
Pada utang periode Agustus 2019, utang tersebut diperoleh melalui pinjaman dengan porsi sebesar 17,06 persen dan lelang Surat Berharga Negara (SBN) sebesar 82,94 persen.
Sepanjang tahun 2019, pemerintah telah mencatatakan realisasi pembayaran bunga utang mencapai 99 persen atau senilai Rp 275,5 triliun dari pagu anggaran sebesar Rp 275,8 triliun.
Baca Juga: Tendang Siswa hingga Tewas, Guru Silat di Sragen Divonis Bebas
Tag
Berita Terkait
-
Kerajaan King of The King, Bakal Bagi Uang Rp 60.000 Triliun ke Masyarakat
-
Heboh King Of The King di Serang, Janjikan Bisa Lunasi Utang Negara
-
Heboh Kerajaan Baru, di Serang Kini Muncul King Of The King
-
Sepanjang Tahun 2019 Pemerintah Bayar Bunga Utang Capai Rp 275 T
-
Sri Mulyani Diharapkan Tak Alergi Dikritik soal Utang Negara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta