Suara.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo membongkar data pribadi tersangka kasus suap penetapan Anggota DPR pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku.
Menurut Roy, hal itu tidak melanggar privasi sebab status Harun Masiku adalah DPO. Ia berpendapat data-data seorang buron harus diumumkan ke masyarakat.
Hal ini disampaikan Roy melalui ciutan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, @KRMTRoySuryo2, Kamis (30/1/2020).
"Banyak yang japri, mempertanyakan data-data pribadi si Harun Masiku tersebut kenapa di-twit ke publik? Apa tidak melanggar privacy? Jawaban saya tegas: Tidak," tulis Roy Suryo, seperti dikutip Suara.com, Jumat (31/1/2020).
Ia menambahkan, "Karena justru sesuai Undang-undang No 14/08 tentang Keterbukaan Informasi Publik, data-data DPO ini harus diumumkan ke masyarakat. Ayo kita bantu KPK".
Data Harun Masiku yang dibongkar oleh Roy Suryo berkaitan dengan tempat dan tanggal lahir, alamat rumah hingga riwayat pendidikan.
Roy Suryo juga menemukan kejanggalan bahwa sejak mendaftar bakal calon legislatif, Harun Masiku tidak mencantumkan foto.
Bahkan, pada laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak ditemukan foto tersangka kasus suap tersebut.
"Memang sejak mendaftar bacaleg di KPU si Harun Masiku ini tidak (mau) mencantumkan Foto (?) Silakan saja dicek di situs resmi Dapil Sumsel I Pileg 2019 kemarin," tulis Roy Suryo.
Baca Juga: Bayar Pakai Voucher, PSK Gang Royal Diupah Rp 90 Ribu Sekali Naik Ranjang
"Maka tidak salah kita bantu KPK sekarang dengan data caleg PDI Perjuangan ini," imbuhnya.
Sampai saat ini, keberadaan Harun Masiku masih buron. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku sempat mendeteksi keberadaan Harun Masiku di sekitaran Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan saat akan ditangkap pada Rabu (8/1/2020).
"Sudah saya sampaikan memang ada di sekitar Kebayoran Lama sekitar situ. Kemudian tempat tinggal juga di Kebayoran Lama, PTIK juga di Kebayoran Lama. Teman-teman (Tim Penyelidik KPK) kemudian ke sana," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (30/1/2020).
Ali juga menyebut, saat itu pun sekaligus berbarengan dengan penangkapan terhadap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan bersama delapan orang lainnya dalam perkara suap PAW Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.
Berita Terkait
-
Yasonna Laoly Disebut Ikut Lindungi Harun Masiku dari Jeratan Hukum
-
KPK Akui Sempat Mendeteksi Keberadaan Harun Masiku di Sekitar PTIK
-
Dilaporkan ICW ke KPK, Menteri Yasonna: Memangnya Dia Apa?
-
Ombudsman Ogah Gabung Tim Independen, Yasonna: Tidak Mau Ya Tidak Usah
-
Menteri Yasonna: Emang Saya Tolol Mau Lindungi Buronan KPK Harun Masiku?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan