Kenangan Hotman Paris
Pengacara kondang Hotman Paris memiliki kenangan tersendiri dengan almarhum Salahuddin Wahid alias Gus Sholah.
Hotman sempat diberikan gelar "Gus" oleh adik almarhum Gus Dur itu, ketika dirinya jadi pembicara di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur beberapa tahun lalu.
Hotman Paris mengatakan, dirinya adalah orang Batak pertama dan juga orang non-Islam yang bisa masuk ke Ponpes Tebuireng. Ia bangga akan hal itu.
"Bayangkan, akulah putra pertama Batak Kristen yang bisa masuk ke pesantren. Saya juga diberi gelar Gus, makanya nama saya orang Batak pertama dikasih gelar 'Gus'," ujar Hotman Paris, di Ponpes Tebuireng, Senin (3 /2/2020).
Lantas Hotman Paris langsung bertanya kepada awak media bahwa pemberian gelar tersebut adalah suatu hal yang keren.
"Keren tidak?," tanya Hotman kepada awak media.
Kemudian, Hotman Paris langsung meninggalkan awak media dengan tertawanya yang khas.
Hotman sendiri mengaku langsung bertolak dari Bali menuju Jombang, setelah mendengar Gus Sholah meninggal dunia.
Baca Juga: Unggah Potret Terbaru usai Permak Hidung, Barbie Kumalasari Bikin Pangling
Sebagai informasi, Hotman Paris diberikan gelar "Gus" oleh Gus Sholah setelah memberikan ceramah berupa motivasi kepada santri-santrinya di Ponpes Tebuireng 2019 lalu.
Sementara Salahuddin Wahid alias Gus Sholah meninggal dunia di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta, Minggu (2/2/2020) pukul 20.55 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!