Suara.com - Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengaitkan prostitusi online di Padang, Sumatera Barat dengan bencana gempa dan tsunami.
Pernyataan itu disampaikannya setelah Andre melakukan penggerebekan prostitusi online bersama aparat kepolisian, Minggu (26/1/2020). Video penggerebekan diunggah Andre ke akun Twitter pribadinya, Senin (27/1/2020).
Andre menegaskan, prostitusi daring itu memang nyata di Kota Padang. Bahkan, ia menjelaskan prostitusi online itu menggunakan aplikasi MiChat.
"Apa kita mau gempa terjadi di Kota Padang. Apa mau tsunami terjadi di Kota Padang. Kita tahu, mengapa kita harus diam," kata Andre kepada Covesia—jaringan Suara.com saat dihubungi dalam sambungan telepon.
Ia melanjutkan, "Lalu jika Andre Rosiade membongkar, apa semua harus kebakaran jenggot, ribut, protes. Pertanyaan, polisi tidak mungkin menetapkan seseorang menjadi tersangka kalau tidak ada bukti".
Anggota DPR RI ini meminta Covesia untuk menanyakan ke Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah bagaimana upaya yang akan dilakukan untuk mencegah prostitusi daring via aplikasi MiChat di Kota Padang.
"Jangan ambo (saya) yang dipojokkan. Tanya dong wali kota. Mengapa bapak diam. Tanyakan terkait iko (ini) apa kebijakan apak (Bapak)," kata Andre, seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/2/2020).
Belakangan, muncul dugaan Andre Rosiade menjebak PSK demi membuktikan prostitusi online di Padang, Sumatera Barat.
Dugaan itu berasal dari struk booking kamar hotel yang menggunakan KTP atas nama Bimo Nurahman, ajudan Andre Rosiade.
Baca Juga: PDIP: Alhamdulillah Anies Sudah Tobat, Monas Ditanami Pohon Lagi
Dalam struk, kamar hotel tersebut dipesan untuk tanggal 26 Januari 2020 dengan waktu check in pukul 14.00 WIB dan waktu check out pukul 12.00 WIB pada tanggal 27 Januari 2020.
Selain itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto juga memberikan pernyataan yang menguatkan dugaan tersebut.
Stefanus menyatakan bahwa kasus prostitusi tersebut terungkap berkat informasi dari anggota DPR RI Andre Rosiade.
Ia menyebut Andre "memancing dan memesan" PSK dengan masuk melalui akun temannya atas nama Rio.
Andre Rosiade, kata Stefanus, ingin membuktikan di Kota Padang banyak terjadi prostitusi daring.
Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu, kata Stefanus pula, ingin 'membuka mata' Pemerintah Kota Padang dan DPRD Sumbar agar tidak membiarkan polisi bekerja sendiri, melainkan harus bisa bekerja sama.
Berita Terkait
-
PSK yang Dijebak Andre Rosiade: Kenapa Aku Dipakai Dulu Baru Digerebek
-
Eko Asuh PSK Janda Muda, yang Bertato di Dada Rp 500 Ribu Sekali Kencan
-
Jual Pacar Buat Threesome, Joko Susilo: Saya Mau Berfantasi Sebelum Menikah
-
Gagal Ketemu Bahas Prabowo, Andre dan Tifatul Ribut Lagi di Medsos
-
Rizieq Shihab Berkoar Soal Jiwasraya dan 4 Berita Terpopuler Lainnya
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Kasus TPPO Jual Bayi Terungkap di Medan, Kemen PPPA Sebut Modus Sudah Dilakukan Sebelum Anak Lahir
-
Nasib Sudewo di Ujung Tanduk, Gerindra Gelar Rapat Kehormatan Tentukan Status
-
Menteri PKP Ara Konsultasi ke KPK, Targetkan Meikarta Jadi Lokasi Rusun Subsidi pada 2026
-
Jakarta Menuju Kota Inklusif, Gubernur Pramono Luncurkan 32 Bus Sekolah Baru Khusus Disabilitas
-
Dasco Hormati Proses Hukum KPK soal Bupati Pati, Ungkap Pesan Menohok Prabowo
-
Percepat Durasi, Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Hukum Acara Perdata Jadi Inisiatif DPR
-
Pramono Anung Siap Berlakukan PJJ bagi Siswa jika Jakarta Banjir di Hari Sekolah
-
Miris Lihat Tunjangan Pegawai Pengadilan Rp400 Ribu, Habiburokhman: Ini Ngeri-ngeri Sedap!
-
Menembus Jurang 200 Meter, Helikopter Basarnas Evakuasi Satu Korban Pesawat ATR 42-500
-
Ahli Polimer Ungkap Risiko BPA Mengintai dari Galon Lanjut Usia