Suara.com - Bos Charta Politika Yunarto Wijaya memberikan sindiran telak kepada anggota DPR RI Andre Rosiade. Sindiran tersebut berkaitan dengan penggerebekan PSK di Kota Padang yang dilakukan oleh Andre beberapa waktu lalu.
Sindiran tersebut disampaikan oleh Yunarto melalui akun Twitter miliknya @yunartowijaya. Yunarto membalas cuitan Andre dengan sebuah sindiran tajam.
Sebelumnya, Partai Gerindra telah mengeluarkan keputusan untuk tidak mengusung Andre sebagai bakal calon gubernur Sumatera Barat dalam Pilkada Sumbar 2020. Andre melalui akun Twitter @andre_rosiade memberikan klarifikasi dan mengklaim ia tidak mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumbar.
"Dari beberapa bulan yang lalu saya sudah menyatakan tidak ikut maju Pilkada Gubernur Sumbar karena fokus di DPR RI," kata Andre seperti dikutip Suara.com, Sabtu (8/2/2020).
Tak berselang lama cuitan Andre tersebut dikomentari oleh Yunarto. Ia tidak membahas lebih lanjut mengenai klarifikasi Andre, melainkan memberikan sindiran telak.
"Kalau kondomnya beli dimana bro?" sindir Yunarto.
Cuitan bernada sindiran tersebut mengundang beragam komentar dari warganet. Dari pantauan Suara.com, Andre tidak menanggapi cuitan Yunarto.
Kasus penggerebekan PSK ini heboh usai pengakuan NN, PSK yang digerebek oleh Andre mengaku telah 'dipakai' sebelum digerebek. Andre Rosiade membantah ikut terlibat dan merencanakan penggerebekan terhadap NN.
Andre, berdasarkan keterangan Polda Sumbar, menyuruh orang, mulai dari memesan NN melalui aplikasi MiChat, hingga memesan kamar di hotel.
Baca Juga: Diguyur Hujan Sejak Tengah Malam, Sejumlah Wilayah Jakarta Tergenang Banjir
Namun, Andre kepada Suara.com, Selasa (4/2/2020), menegaskan bukan dirinya yang memesan NN. Dalam cuitannya juga Andre melontarkan bantahan keras.
Andre Rosiade menilai hal tersebut sebagai bentuk penggiringan opini. Andre juga menyebut bahwa ada barang bukti kondom yang belum terpakai.
"Bagaimana mungkin ada 'hubungan' atau 'dipakai' seperti drama penggiringan opini yang dilakukan. Faktanya barang bukti kondomnya masih utuh," cuit Andre.
Dari struk reservasi hotel yang tersebar di media sosial, tercatat nama Andre Rosiade sebagai pemesan kamar hotel lokasi penggerebekan.
Skandal ini semakin memanas setelah Andre mendapatkan kecaman dari banyak pihak, salah satunya Komnas Perempuan.
Pria yang 'memakai' NN yang hingga kini belum diketahui identitasnya juga berpotensi menjadi tersangka.
Berita Terkait
-
Profil Andre Rosiade di Wikipedia Berubah, Kini Ada Kolom Penjebakan PSK
-
PSK NN Dijebak, Kapitra: Yang Pakai Jasa dan Booking Kamar Harus Ditangkap
-
Skandal Andre Gerebek PSK, Tagar #PolisikanAndreRosiade Trending
-
Kontroversi Andre Rosiade Gerebek PSK, Partai Gerindra: Kami Minta Maaf
-
Andre Rosiade Gerebek PSK, Gerindra Kirim Tim Khusus ke Sumbar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!