Suara.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Timur telah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus dugaan penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal terhadap Ruang Pelayanan Administrasi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan guna mengungkap dalang penyerangan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Heri Purnomo mengatakan tiga orang saksi yang telah diperiksa yakni penjaga Rutan Cipinang dan petugas piket malam yang berada di lokasi saat peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/2) dini hari kemarin.
"Saksi yang diperiksa ada tiga orang," kata Heri saat dikonfirmasi, Selasa (11/2).
Berkenaan dengan itu, Heri mengaku hingga kekinian pihaknya belum mengantongi identitas pelaku. Dia berharap dari hasil pemeriksaan para saksi dapat dijadikan bahan petunjuk guna mengungkap pelaku dibalik dugaan penambakan tersebut.
"Identitas pelaku belum (diketahui)," katanya.
Sebelumnya, Rumah Tahanan kelas I Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur ditembaki oleh orang tidak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/2/2020) pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Herry Purnomo sebelumnya menduga pelaku penembakan misterius itu menggunakan senjata airsoft gun atau gas. Sebab dari tempat kejadian perkara atau TKP tidak ditemukan adanya selongsong peluru.
"Tidak ditemukan selongsong peluru diduga pelaku menembaki Rutan dengan menggunakan senjata gas,” kata Herry kepada wartawan, Senin (10/2/2020).
Baca Juga: Kunjungan ke Rutan Cipinang Tetap Normal Usai Penembakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026