Suara.com - Tersangka narkoba yang juga transgender artis Lucinta Luna telah tiga kali memesan riklona dan tramadol kepada tersangka IF alias FLO. Untuk sekali pemesanan Lucinta Luna memberikan uang Rp 500 ribu kepada FLO.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan Lucinta Luna meminta untuk dicarikan obat-obatan tersebut kepada FLO dengan alasan untuk menghilangkan depresi.
"IF mengatakan bahwa sudah sekitar tiga kali menyerahkan obat riklona kepada LL," kata Yusri di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).
Adapun, Yusri menjelaskan bahwa FLO mengaku memperoleh riklona itu dari salah satu rumah sakit di Jakarta. FLO juga mengaku bahwa obat-obatan tersebut diperolehnya dari rumah sakit berdasar resep dokter.
Kendati begitu, Yusri menegaskan apa yang dilakukan oleh FLO tidak bisa dibenarkan. Lantaran yang bersangkutan justru memberikan obat-obatan tersebut kepada Lucinta Luna.
"Jelas ada pelanggaran (obat-obatan itu) diberikan bukan cuma-cuma, karena kan harus resep dokter. Ini termasuk obat keras," tegasnya.
Sebelumnya, IF alias FLO tersangka pemasok Riklona kepada Lucinta Luna diketahui merupakan seorang transgender. Sama seperti halnya Lucinta Luna, FLO juga telah memiliki bukti pengadilan terkait perubahan identitas jenis kelaminnya.
Yusri mengungkapkan Pengadilan Negeri Sumedang pada tahun 2015 telah mengabulkan permohonan penggantian indentitas jenis kelamin FLO dari laki-laki menjadi wanita. Bahkan, dalam akte kelahirannya juga tertera bahwa yang bersangkutan berjenis kelamin wanita.
"IF alias FLO merupakan salah seorang yang sama dengan LL juga, transgender," kata Yusri di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).
Baca Juga: Cokelat Kenangan Karen Idol, Lucinta Luna Menyesal Jadi Artis
Berita Terkait
-
Cokelat Kenangan Karen Idol, Lucinta Luna Menyesal Jadi Artis
-
Ditanya soal Orangtua, Lucinta Luna Banjir Air Mata
-
Fakta Seorang Transgender Terungkap, Lucinta Luna : Saya Lega
-
Kerap di Bully Warganet, Lucinta Luna Kapok Jadi Artis
-
Bukan Gangguan Jiwa, Ini Alasan Ganti Jenis Kelamin Menurut Psikiater
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus