Suara.com - Cerita prajurit TNI berpangkat sersan satu (Sertu) Rizka Nurjanah yang mengalami kebutaan akibat mengidap tumor otak membuat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa berurai air mata.
Cuplikan momen yang bikin terenyuh itu terlihat dalam rekaman video berdurasi 7 menit. Video yang berjudul "Berurai Air Mata Prajurit ini Tidak Menyangka.. | BULETIN TNI AD Eps. 272 Part 1/2" dipublikasikan di Youtube pada Jumat (14/2/2020).
Dalam video itu, terlihat Rizka begitu girang ketika didatangi Andika Perkasa dan istrinya, Diah Erwiany, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto.
"Alhamdulillah ibu Kasad telah menengok saya. Jazakumullah Khairan Katsiran. Aku ingin menangis. Saya seneng banget," ujar Rizka tampat tersenyum girang sambil memeluk Diah Erwiany.
Kemudian, Andika Perkasa memberikan wejangan kepada Rizka. Kata Andika, Rizka harus disiplin dan mematuhi perintah dokter yang menangani penyakitnya supaya cepat sembuh.
"Mba Rizka, harus disiplin kapan jadwal balik harus balik, pokoknya kalau dokter kasih tahu, harus disiplin, harus ingat, biar cepat sembuh," ujar Andika Perkasa menasihati sambil memegang pundak Rizka.
Rizka berulang kali bilang "siap" sebagai tanda mematuhi wejangan dari Andika Perkasa. Bukan cuma itu, dalam video itu, Rizka berulang kali mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Andika dan istrinya.
Terlihat, Rizka berurai air mata. Tampak, perawat RSPAD yang mengusap air matanya. Pun demikian dengan Diah Erwiany dan perawat RSPAD yang ikut menangis menyaksikan ketegaran dari Rizka.
Keduanya, Rizka dan Diah Erwiany, pun berpelukan. Ketika itu, Rizka berurat air mata. Sementara, Andika Perkasa yang berada di belakang, tidak kuasa menahan air mata. Berulang kali dia mengusapnya dengan tisu.
Baca Juga: WNI eks Wuhan Pulang dari Karantina Corona di Natuna Naik Pesawat TNI
Rizka, yang merupakan staf dinas penerangan TNI, divonis mengidap tumor otak ketika hendak pergi ke Lebanon. Meski divonis mengidap tumor otak, Rizka pun mengaku tidak menangis. Dia tetap semangat.
"Temenku menangis. Kalau saya mah bilang, 'Aku pasti semangat. Berarti dosa aku dileburin sama Allah SWT'. Alhamdulillah bersyukur kepada Allah," ujarnya.
Video lengkapnya bisa disaksikan di SINI
Berita Terkait
-
Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?
-
WNI yang Diobservasi di Natuna Akan Dipulangkan Sabtu, Paling Banyak Jatim
-
Usai Diobservasi di Natuna, WNI Tetap Dipantau Kondisi Kesehatannya
-
Geger Mortir di Jalur Reaktivasi Kereta di Garut, TNI Bergerak ke Lokasi
-
King of The King Dony Pedro Ternyata Tentara Aktif, KSAD Akui Kecolongan
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?
-
Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
-
Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang
-
Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut
-
Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim