Suara.com - Beredarnya video mesum remaja di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan melalui aplikasi TikTok, membuat Satpol PP setempat bertindak. Sebanyak 6 remaja diamankan petugas dalam razia di penginapan dan hotel.
Dalam video yang viral itu, tampak seorang wanita memakai kaus warna merah berjoget sambil menikmati lagu menggunakan aplikasi TikTok.
Ia terlihat berada di dalam sebuah kamar yang diduga merupakan hotel atau penginapan.
Bagian yang menjadi sorotan, di belakang wanita tersebut ada seorang pria dan wanita memakai selimut. Mereka seperti sedang berhubungan intim.
Pria dalam video itu pun tampak bertelanjang dada. Semua itu nampak jelas dalam video berdurasi 14 detik yang ramai beredar di masyarakat Banjarbaru.
Atas viralnya video tersebut, Satpol PP Kota Banjarbaru melakukan razia di sejumlah hotel dan penginapan.
Dilaporkan KanalKalimantan.com---jaringan Suara.com, Kamis (20/2/2020), Satpol PP Kota Banjarbaru bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru, mengamankan 6 remaja wanita di bawah umur, Kamis (20/2/2020) sekitar pukul 11.00 Wita.
Kepada KanalKalimantan.com, Kasatpol PP Kota Banjarbaru Marhain Rahman, mengungkapkan kegiatan ini dilakukan dalam menindaklanjuti terkait viralnya video remaja di salah satu aplikasi media sosial yakni TikTok.
Enam remaja wanita tersebut berinisial IR, KH, MA, NV, SC, dan MW.
Baca Juga: Lepas Status Janda, Tiwi eks T2 Sah Jadi Istri Arsyad A Rahman
Marhain mengatakan di antara ke enam wanita ini, salah satunya terduga kuat berprofesi sebagai PSK online.
“Ada satu remaja wanita yang diduga menjalani bisnis prostitusi online. Semua remaja yang kita amankan masih bisa dikategorikan di bawah umur," ujarnya.
Para remaja wanita tersebut telah dititipkan ke Rumah Singgah Berkarakter Kota Banjarbaru (Dinsos) untuk ditindak lebih lanjut.
Beberapa jam kemudian, petugas kembali melakukan pengembangan kasus ini.
Sekitar pukul 17.30 Wita petugas Satpol PP dibantu Polsek Banjarbaru Barat berhasil mengamankan dua remaja laki-laki yang diduga terlibat dalam bisnis prostitusi online tersebut. Mereka berinisial ZI dan ZA.
Marhain mengungkapkan bahwa kedua laki-laki ini diduga berperan sebagai penyedia jasa prostitusi online terhadap salah satu wanita yang telah diamankan.
Berita Terkait
-
Modus Pacaran, Pria Bertato Doraemon Setubuhi Bocah di Bawah Umur
-
Diajak Inul Daratista Goyang TikTok, Gaya Adam Suseno Nggak Tahan
-
Heboh Tantangan Skull Breaker di TikTok, Pakar Peringatkan Risikonya!
-
Gaya Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo Main Tik Tok
-
RUU Ketahanan Keluarga Atur Kamar Anak-Ortu Pisah dan 4 Berita Populer Lain
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera