Suara.com - Seorang perempuan tanpa identitas tewas tertabrak kereta rel listrik atau KRL. Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan kereta dekat Stasiun Cawang, Jakarta Selatan, Minggu (23/2/2020) sekira pukul 09.30 WIB kemarin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus menuturkan insiden tersebut bermula ketika perempuan tanpa identitas itu tengah menyebrang di perlintasan kereta dari arah Stasiun Duren Kalibata menuju Stasiun Tebet.
"Selanjutnya, tiba-tiba korban sudah tertabrak kereta," kata Yusri dalam keterangan tertulis, Senin (24/2/2020).
Akibat insiden itu, tubuh korban pun hancur hingga tak dapat dikenali. Menurut Yusri, korban yang merupakan perempuan tanpa identitas itu diperkirakan berumur sekira 20 tahun.
"Korban meninggal di TKP dengan kondisi tubuh tidak utuh," katanya.
Yusri menuturkan, insiden kecelakaan itu kekinian tengah diselidiki oleh Polsek Pancoran, Jakarta Selatan. Sedangkan jenazah perempuan tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan untuk diautopsi.
"Dibawa ke RS Fatmawati untuk diperiksa lebih lanjut," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?