Suara.com - Dedy Susanto yang selama ini disebut sebagai psikolog, resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Ia dilaporkan oleh seorang kuasa hukum bernama Mohammad Fadli Aziz terkait perkara tindak pidana tenaga kesehatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan atas adanya laporan itu. Yusri menyebut laporan itu baru saja selesai dibuat Senin (24/2) pagi tadi.
"Benar dilaporkan, laporannya baru saja selesai tadi pagi," kata Yusri saat dikonfirmasi, Senin (24/2/2020).
Kendati begitu, Yusri belum merinci terkait laporan terhadap Dedy Susanto. Dia hanya menyampaikan bahwa yang bersangkutan dilaporkan atas dugaan tindak pidana tenaga kesehatan.
"Soal masalah undang-undang kesehatan. Nanti kan harus kita gelarkan dulu dengan kalrifikasi yang bersangkutan," katanya.
Seperti diketahui, nama Dedy Susanto sempat menjadi perbincangan hangat netizen setelah dianggap sebagai psikolog gadungan.
Bahkan sisi lain Dedy Susanto dibongkar oleh selebgram Revina VT. Dari pengakuan perempuan tersebut, Dedy Susanto sering mengajak pasiennya buat ngamar di hotel sebagai bentuk terapi.
Berita Terkait
-
40 Kali Curi Motor, Sepak Terjang Bandit Asal Lampung Pimpinan Joni Saputra
-
Aksi 212 di Dekat Istana, Ratusan Polantas Dikerahkan Atur Lalin
-
Khawatir Demo 212 Bikin Macet, Akses Jalan Sekitar Kawasan Istana Ditutup
-
Pesta Sabu, Artis Sinetron Anak Langit Ditangkap Polisi
-
Amankan Aksi 212, Ribuan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris
-
Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur