Suara.com - Satu dari dua WNI yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona diketahui seorang guru dansa berusia 31 tahun. Guru dansa tersebut tertular saat berdansa dengan WNA asal Jepang ketika menghadiri acara klub dansa yang dihadiri peserta internasional pada 14 Februari 2020.
Sekretaris Ditjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kemenkes Achmad Yurianto membenarkan lokasi pertemuan dansa yakni di klub Paloma Bistro, Menteng, Jakarta Pusat.
"Di klub dansa itu (Paloma)," ujar Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).
Yurianto menjelaskan guru dansa tersebut tertular saat berdansa dengan Warga Negara Jepang yang tinggal di Malaysia pada 14 Februari 2020 lalu.
Kemudian pada 16 Februari 2020, guru dansa tersebut mengeluhkan batuk hingga panas dan sempat berobat jalan dan hanya dirawat oleh ibunya.
"Si wanita (Guru dansa) mengeluh batuk dan agak panas, kemudian berobat ke dokter dan oleh dokter berobat tidak perlu dirawat. Setelah pulang 16 sampai 27 Februari dia merasa badan tidak enak secara intens," kata Yurianto.
"Dirawat dalam artian dilayani lebih dekat oleh ibunya yang serumah. Di rumah ada ibunya, yang bersangkutan kakanya dan pembantu.
Namun hingga 27 Februari, guru dansa tak kunjung sembuh. Bahkan sang ibu akhirnya tertular virus corona dari sang anak. Karenanya, keduanya memutuskan untuk di rawat di RS Mitra Keluarga Depok.
"Karena tanggal 27 semakin nggak enak dan kebetulan tanggal 20 Februari ibunya ketularang sakit demam, maka dua-duanya memutuskan minta dirawat di RS. 27 ibu dan anak dirawat di RS," kata dia.
Baca Juga: 5 Tenaga Medis RS Mitra Keluarga Depok Dilaporkan Punya Gejala Virus Corona
Pada Minggu (1/3/2020), sang pasien beserta ibunya yang berusia 64 tahun dibawa ke RSPI Sulianto Saroso, Jakarta Utara.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan ada dua WNI yang positif terjangkit Virus Corona atau COVID-19 di Indonesia. Jokowi menuturkan keduanya adalah seorang ibu dan putrinya yang kini dirawat di sebuah rumah sakit.
"Seorang ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun. Kami cek pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif Corona," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/2/2020).
Dua orang tersebut merupakan WNI yang tinggal di Depok, Jawa Barat. Kedua WNI yang terkena Virus Corona kini tengah diisolasi di ruang khusus RS Pusat Penyakit Infeksi Prof dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.
Berita Terkait
-
5 Tenaga Medis RS Mitra Keluarga Depok Dilaporkan Punya Gejala Virus Corona
-
Warga Borong Sembako Akibat Corona, Peritel Cari Untung?
-
Indonesia Positif Corona, Mabes Polri Minta Dokter Polisi Bersiap
-
Viral Pasien Corona Meninggal di Sukabumi, Pemkot Belum Bisa Pastikan
-
Menkes Terawan Sebut Pasien Positif Corona Tertular di Kelab Bernama Paloma
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka