Suara.com - Sejak corona menyerang Wuhan, permintaan masker menjadi meningkat drastis. Padahal beberapa ahli kesehatan dunia masih mempertanyakan efektifitas masker dalam menangkal COVID-19 tersebut.
Dilansir dari The Guardian, pejabat kesehatan Amerika Serikat menyatakan, bahwa COVID-19 menyebarkan virus di antara orang-orang terdekat, melalui liur bersin atau batuk orang yang terinfeksi.
"Masker mungkin sedikit memberikan perlindungan, tetapi itu akan sangat minim," kata profesor kedokteran Universitas Venderblit, William Shaffner.
Tak hanya dr. Shaffner, Direktur Pusat Nasional Imunisasi dan penyakit Penapasan, Dr. Nancy Messonnier malah tidak begitu merekomendasikan masker.
“Kami tidak merekomendasikan untuk secara rutin menggunakan masker pada publik untuk mencegah penyakit pernapasan. Dan kami tentu saja tidak merekomendasikan hal ini untuk virus corona ini,” kata Dr. Messonnier.
Meskipun tidak direkomendasikan, publik tetap panik dan berusaha membeli masker dengan jumlah banyak. Sayangnya masker semakin langka ditemui di berbagai apotek terdekat.
Kelangkaan masker, seperti dilansir dalam Marketwatch menyatakan, bahwa China sebagai produsen masker terbesar di dunia biasanya mampu memproduksi 20 juta unit per hari.
Namun, setelah virus corona mewabah permintaan masker mencapai 50-60 juta buah per hari hanya untuk kebutuhan domestik China.
Dr. Schaffner kembali menegaskan, kepanikan warga untuk membeli masker adalah persoalan psikologis. "Ini adalah hal psikologis," kata dia.
Baca Juga: Profesor dari Universitas Airlangga Temukan Obat Mencegah Virus Corona
"Virus corona akan datang, dan kita merasa agak tidak berdaya. Dengan mendapatkan masker dan memakainya, kita merasa memiliki sedikit pengaman untuk diri kita," tambahnya.
Dalam hal ini, CDC Amerika sejauh ini menyatakan bahwa yang perlu menggunakan masker adalah tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali