Suara.com - Presiden Jokowi mengungkapkan, pemerintah sedang menyiapkan rumah sakit khusus penyakit menular termasuk untuk menangangi pasien virus corona Covid-19, di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
Namun, Jokowi mengatakan pemerintah tidak menbangun rumah sakit baru, melainkan merenovasi yang sudah ada.
"Saya tadi bilang tidak membangun ya. Fasilitas itu sudah ada tapi lama tidak digunakan, akan direnovasi dalam waktu yang sangat cepat," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta (3/3/2020).
Renovasi rumah sakit tersebut menyusul kasus dua warga Depok yang terkena virus corona Covid-19, yang kekinian dirawat di RSPI Sulianto Saroso.
Karenanya, setelah RS tersebut direnovasi, Jokowi mengatakan Indonesia memiliki tempat alternatif penanganan pasien penyakit menular termasuk virus corona.
"Persiapan kita di Pulau Sebaru, dan Pulau Galang di Natuna, sehingga ada pilihan-pilihan tidak semua harus dibawa ke satu tempat di Pulau Sebaru," kata dia.
Ia mengatakan, RS hasil renovasi itu akan melengkapi kesiapan Indonesia guna menghadapi penyakit menuluar seperti Covid-19.
Jokowi menjelaskan, kekinian sudah ada 132 rumah sakit yang dilengkapi ruang isolasi untuk menghadapi virus corona.
"Meski sudah punya 132 RS yang punya ruang isolasi, kita juga perlu RS seperti di Pulau Sebaru atau Pulau Galang.”
Baca Juga: Presiden Jokowi Himbau Masyarakat untuk Tidak Panik
Namun, Jokowi menjawab secara diplomatis ketika diajukan pertanyaan apakah renovasi RS di Pulau Galang tersebut diperuntukkan guna mempercepat penanganan virus corona.
"Ya karena memang kita ingin ada kecepatan. Saya ingin ada fasilitas yang memang betul-betul siap setiap saat,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Warga Singapura Positif Virus Corona Covid-19 Setelah Kunjungi Jakarta
-
Jamin Kebutuhan Pokok Aman, Jokowi Minta Jangan Borong Agar Tak Langka
-
Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes
-
Mirip Gejala Flu, Jokowi Optimis Penderita Corona di Indonesia Bisa Sembuh
-
Minta RS dan Pejabat Tak Buka Data Pasien Corona, Jokowi: Hormati Kode Etik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
"Celana Saya Juga Hancur", Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas