Suara.com - Momen atlet Joanna Jedrzejczyk babak belur mendadak ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Perempuan asal Polandia tersebut kalah telak dari petarung asal China, Zhang Weili saat pertarungan UFC 248 di Las Vegas, Minggu (8/3).
Merujuk sejumlah foto yang beredar, wajah Jedrzejczyk tampak bengkak di bagian kepala, karena tak kuasa menahan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh lawannya.
Bahkan, akibat kejadian itu, Jedrzejczyjk dilarikan ke rumah sakit setelah menderita hematoma atau penumpukan darah secara tak normal di luar pembuluh darah.
Selidik punya selidik, momen Jedrzejczyk babak belur ini tak lepas dari ulah yang dilakukannya sebelum pertandingan. Ia disebut-sebut sempat melontarkan cacian rasis soal virus corona kepada Zhang.
Dialihbahasakan dari South China Morning Post, Selasa (10/3/2020), Jedrzejczyk sempat bercanda soal virus corona di media sosial pribadinya.
Ia membagikan poster pertarungan UFC sebelum digelar. Poster tersebut menampilkan foto Zhang dan dirinya yang memakai masker gas.
Poster itu digunakan untuk menyindir Zhang terinfeksi virus corona. Sontak, unggahan Jedrzejczyk tersebut menuai banyak kritik dari warganet karena disebut rasis terhadap pasien virus corona di China, tempat kelahiran Zhang.
Namun, unggahan tersebut kekinian telah dihapus oleh Jedrzejczyk. Meski begitu, Zhang sempat membalasnya dengan sebuah foto di Instagram
Baca Juga: Seluruh Wilayah Ditutup, 60 Juta Warga Italia Dilarang Keluar Rumah
Zhan membagikan foto dirinya yang tengah duduk dan memamerkan sorotan mata tajam. Unggahan itu lantas ditambahkan narasi berbunyi:
"Mengolok-olok sebuah kejadian menandakan karakter seseorang. Orang-orang yang sekarat, seorang ayah, ibu dan anak. Katakan apa yang kamu inginkan dariku jika hal itu membuatmu kuat tapi jangan bercanda soal kejadian di sini. Aku harap kamu diberikan kesehatan sampai 7 Maret nanti. Aku akan bertemu denganmu," tulis Zhang.
Setelah menuai protes dari lawannya, Jedrzejczyk pun menyampaikan permohonan maaf lewat Insta Story. Ia juga mengatakan mestinya Zhang tidak sensitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran