Suara.com - Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan sopir bus Transjakarta berinisial MR, penabrak seorang remaja pria berinisal JAP (11) hingga tewas masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi.
Diketahui, bus yang dikemudikan MR menabrak JAP di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020) malam. Insiden kecelakaan itu tepatnya terjadi pada pukul 19.00 WIB.
"Sopir masih diperiksa," Fahri dalam keterangannya, Jumat (13/3/2020).
Fahri menerangkan, pihaknya hingga saat ini juga tengah mengumpulkan alat bukti dan sejumlah keterangan saksi guna menelisik insiden tersebut.
"Penyidik lagi mengumpulkan alat bukti," kata dia,
Peristiwa tersebut kata Fahri, tepat di depan Halte Layur, Jalan Pemuda. Saat itu, bus Transjakarta yang dikemudikan MR melintas dari arah barat ke timur di Jalan Pemuda.
"Sesampainya di halte busway Pertamina Layur menabrak penyebrang jalan saudara JAP yang sedang berjalan dari utara ke selatan di jalur busway di Jalan tersebut," katanya.
Diduga, korban JAP menyebrang tidak pada tempatnya. Dia menyebrang melalui jalur bus Transjakarta.
"Diduga pejalan kaki menyeberang tidak pada tempatnya," kata dia.
Baca Juga: Kapal Tim Survei Kecelakaan di Kalteng, Kunjungan Raja Belanda Tertunda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?