Suara.com - Partai Demokrat segera melakukan pergantian ketua umum untuk periode lima tahun ke depan dalam Kongres ke-V di JCC Senayan, Jakarta pada Minggu (15/3). Dalam kongres tersebut, Susilo Bambang Yudyono (SBY) selaku ketua umum periode ini bakal menyampaikan pidato politik terakhirnya.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengungkapkan bahwa SBY akan memberikan kesempatan bagi kader muda Demokrat melanjutkan kepemimpinannya sebagai ketua umum. Namun ia tidak membeberkan siapa saja kandidat terkuat pengganti SBY.
"Pak SBY sebagai ketum dan kami semua adalah timnya yang telah bekerja lima tahun penuh akan menyelenggarakan kongres untuk memberi kesempatan yang baru kepada pemimpin baru di Partai Demokrat," kata Hinca di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).
Mengulang pernyataan SBY, Hinca berujar bahwa SBY ingin mengulang keberhasilannya menutup masa jabatan di Partai Demokrat sebagaimana ia menyelesaikan jabatannya sebagai Presiden ke-6 selama dua periode.
"Beliau menyampaikan bahwa jika ia sebagai presiden dua periode 10 tahun dia soft landing, dia menyelesaikan tugas-tugasnya, kewajibannya soft landing, menyentuh garis finish sampai di ujung. Ia juga akan melakukan soft landing di dalam Kongres V beberapa hari lagi di Jakarta itulah yang utama," kata Hinca.
Terkait apakah masih ada dukungan untuk SBY kembali menjabat ketua umum kembali untuk lima tahun ke depan, Hinca tidak mengungkapkan. Begitu juga saat ditanya apakah SBY akan pensiun dari Partai Demokrat usai kongres. Ia meminta agar publik bisa menunggu jawabannya pada Minggu (15/3).
Kendati begitu, Hinca sedikit membocorkan apa yang bakal disaampaikan oleh SBY dalam pidato politik terakhirnya di dakam Kongres ke-V Partai Demokrat.
"Beliau sudah siapkan pidato politik yang bagus disimak. Beliau akan katakan Demokrat ini rumahnya. Dia akan tetap berada di dalam rumah ini sama dengan kami seluruh kader," kata Hinca.
Baca Juga: Demokrat akan Gelar Kongres Gantikan SBY, Waketum: Pasti Berjalan Lancar
Berita Terkait
-
Demokrat Kongres di Tengah Wabah Virus Corona di Jakarta
-
Demokrat akan Gelar Kongres Gantikan SBY, Waketum: Pasti Berjalan Lancar
-
Sindir Belum Ada Aksi Nyata Soal Corona, Demokrat: Pemerintah Terlalu Pede
-
Bakal Temui SBY di Cikeas, Ini yang Akan Dibahas Presiden PKS
-
Koalisi Poros Tengah Munculkan Nama Amir Syariffudin Hadapi Pilkada Bantul
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan