Suara.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian menuding bahwa Amerika Serikat adalah dalang dari virus corona. Hal tersebut ia nyatakan pada akun twitternya pada Kamis (12/3/2020).
Membagikan video Direktur CDC, Robert Redfield Zhao meyantakan; "CDC tertangkap di tempat. Kapan pasien nol mulai di AS? Berapa banyak orang yang terinfeksi? Apa nama rumah sakit? Mungkin tentara AS yang membawa epidemi ke Wuhan."
Ia menambahkan, "jadilah transparan! publikasikan data yang Anda miliki! AS berutang penjelasan kepada kami!"
Melansir dari CNN, spekulasi Zhao juga terkait dengan kedatangan ratusan atlet militer AS yang datang ke Wuhan dalam rangka Pertandingan Dunia Militer pada Oktober 2019.
Tak hanya Zhao, video CDC ini juga dibagikan oleh penyiaran nasional dan Global Times Tabloid.
Teori Konspirasi China
Beberapa media sosial China dan bahkan pemerintah negara itu telah meluncurkan kampanye untuk mempertanyakan asal-usul virus corona.
Kasus-kasus pertama dari Covid-19 memang ditemukan di Wuhan dan sejak saat itu virus mulai mewabah ke berbagai wilayah.
Berbicara konferensi pers di Beijing pada 4 Maret, Zhao mengatakan kepada wartawan bahwa, "belum ada kesimpulan tentang asal-usul virus dan para ilmuwan China masih melacak dari mana asalnya."
Baca Juga: CEK FAKTA: Mall Kota Kasablanka Diisolasi karena Ada Staf Positif Corona?
Pada 27 Februari, pakar penyakit menular China terkenal Zhong Nanshan juga mempertanyakan dari mana virus corona berasal. "Infeksi ini pertama kali ditemukan di China tetapi virusnya mungkin bukan berasal dari China," kata Zhong pada konferensi pers.
Pada hari Kamis (12/3/2020), Hua Chunying yang mengepalai Departemen Informasi Kementerian Luar Negeri China menyatakan,"benar-benar salah dan tidak pantas untuk menyebut corona berasal dari China."
Duta Besar China untuk Afrika Selatan, Lin Songtian, juga bercuit di twitter pada 8 Maret, "meskipun epidemi pertama tercatat di Tiongkok, itu tidak berarti virus itu berasal dari China," tulisnya.
Berbeda dengan yang lain, rekan satu kantor Zhao, Geng malah menyatakan bahwa dalam menghadapi corona sikap saling tuduh bukan hal yang tepat.
"Kami tidak berharap melihat ada yang membuat masalah untuk menstigmatisasi negara lain," tulisnya di akun twitter.
"Dengan Covid-19 yang berkembang menjadi pandemi, dunia harus bersatu untuk melawannya, bukannya meratakan tuduhan dan serangan terhadap satu sama lain, yang sama sekali tidak konstruktif," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis
-
Ribuan Buruh Geruduk Istana, Tuntut Revisi UMP DKI dan UMSK Jawa Barat
-
Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: 'Takut Ada Teman Saya di Situ'
-
Kalender Akademik Januari-Juni 2026 untuk SD, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA
-
Solusi Login MyASN Digital Bermasalah Usai Ganti Hp
-
Jakarta Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, Waspada Kelembapan Udara Meningkat
-
Pemerintah Siapkan Penghapusan Utang untuk UMKM Korban Bencana, Cek Syaratnya!
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?