- Kebakaran hebat terjadi pada Jumat, 13 Maret 2026, di Jalan Tanah Sereal 3, Tambora, Jakarta Barat, melalap puluhan rumah.
- Dampak kebakaran ini menyebabkan sekitar 206 jiwa dari 20 KK kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
- Insiden tersebut mengakibatkan empat petugas pemadam kebakaran dan dua warga dilaporkan mengalami luka-luka ringan.
Suara.com - Peristiwa kebakaran hebat di Jalan Tanah Sereal 3, Tambora, Jakarta Barat, menyisakan duka mendalam bagi ratusan warga yang kini kehilangan tempat tinggal.
Si jago merah yang mengamuk pada Jumat (13/3/2026) itu meluluhlantakkan satu usaha konveksi, sebuah warung makan tegal, serta puluhan rumah warga.
Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 15 rumah di RT 10 RW 11 serta 10 rumah di RT 11 RW 11 hangus tidak bersisa akibat rembetan api yang begitu cepat.
Dampak memprihatinkan terlihat dari jumlah penyintas yang mencapai 200 jiwa atau sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) yang terpaksa kehilangan tempat bernaung.
"Berdasarkan data sementara, terdapat kurang lebih 206 jiwa yang terdampak," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengutip laman resmi Pemkot, Sabtu (14/2/2026).
Kini, warga yang terdampak harus mengungsi sementara di sebuah mushola di Jalan Tanah Sereal XII Gang Unitas demi mendapatkan perlindungan.
Pemkot Jakarta Barat pun telah menyalurkan kebutuhan logistik untuk para pengungsi di posko darurat.
"Bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan mandi, air mineral, matras dan selimut," jelas Iin lagi.
Wali kota juga berkomitmen untuk segera melengkapi kebutuhan darurat lainnya, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan balita.
Baca Juga: Izin Cuma Dagang Umum Tapi Jual Miras, Outlet 'HMI' di Jakarta Barat Kena Segel Petugas
"Kami akan menindaklanjuti kebutuhan lain seperti susu bayi, pakaian dalam, biskuit, serta bantuan makanan," lanjut Iin.
Tidak hanya kerugian materiil, kebakaran ini juga mengakibatkan empat petugas pemadam kebakaran mengalami luka-luka serta gangguan pernapasan.
Selain petugas, dua warga juga dilaporkan mengalami luka sobek pada bagian telapak kaki kiri akibat insiden tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar