Suara.com - Entah apa yang merasuki PY, warga Desa Sialang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Lelaki 50 tahun itu tega mencabuli bocah lima tahun.
Korban ZF (5) yang masih duduk di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini hanya bisa menangis kesakitan setelah dicabuli pelaku.
Dilansir dari Jambiseru (jaringan Suara.com), kasus ini terungkap ketika ayah korban, JN (20), pada Kamis (12/3/2020) pulang ke rumah mendapati anaknya menangis.
Setelah ditanya, ZA mengaku telah dicabuli oleh PY di rumahnya. Mendengar pengakuan anaknya, JN pun kesal dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pamenang.
Aparat yang mendapat laporan langsung mencari keberadaan pelaku. Akhirnya, polisi berhasil menangkap PY di rumahnya, Jumat (13/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat ditangkap, pelaku PY mengakui seluruh perbuatannya dan kini mendekam di sel Mapolsek Pamenang.
Kapolsek Pamenang, Iptu Fakhturahman, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Dia mengatakan pelaku akan dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
“Iya, pelaku sudah kita tangkap, sekarang masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.
Baca Juga: Diperkosa Sopir Travel, Siswi SMA di Jambi Melahirkan Tanpa Suami
Berita Terkait
-
Pemulihan Kawasan Bekas Karhutla
-
Cabuli Anak di Bawah Umur Berkali-kali, AT Terancam Penjara 16 Tahun
-
Pengacara Pendeta HL Klaim Dugaan Cabul yang Dilakukan Kliennya Kadaluarsa
-
Diperkosa Sopir Travel, Siswi SMA di Jambi Melahirkan Tanpa Suami
-
Cerai dari Istrinya, Mul Cabuli Anak Kandung Berusia 5 Tahun Hingga Trauma
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru