Suara.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengajarkan salam antivirus kepada putranya, Sulaiman Saladdin Uno. Namun warganet menilai sikap itu tidak kreatif.
Foto saat Sandi mengajarkan Sulaiman salam antivirus diunggah ke akun Instagram pribadinya, Minggu (15/3/2020). Terdapat dua foto dalam unggahan tersebut.
Foto pertama, Sandi merapatkan kedua telapak tangan dan mengarahkannya ke Sulaiman. Putranya menirukan namun tangan keduanya tidak sampai bersentuhan.
Foto kedua memperlihatkan Sandi meletakkan tangan kanannya ke dada sambil membungkuk. Sikao tersebut diikuti oleh Sulaiman.
"Mengajari Sulaiman salam antivirus. Tangan adalah gerbang utama penyebaran kuman dan bakteri," tulis Sandi.
Ia menambahkan, "Demi memitigasi penyebaran virus alangkah baiknya jika untuk sementara waktu hindari bersentuhan tangan. Ya kalau sama anak sendiri gak apa-apa".
Selain menghindari bersentuhan tangan, Sandi juga menyarankan untuk sering mencuci tangan.
"Yang penting diajarkan untuk sering-sering mencuci tangan memakai sabun," ujarnya.
Dalam waktu satu jam setelah diunggah, foto Sandi mengajarkan salam antivirus kepada putranya telah disukai lebih dari 38 ribu warganet.
Baca Juga: Penimbun 17 Ribu Hand Sanitizer Bingung, Jualannya Diblok Amazon
Ada lebih dari 200 komentar di sana. Beberapa warganet mengkritik sikap Sandiaga Uno itu.
Seperti @pelita_hati207 yang menulis komentar, "Gak kreatip ah bang".
"Wah jangan gitu mas, bersalaman menurut Islam menggugurkan dosa, kita gak usah ikut tuan besar deh," tulis @andrian100.
Sementara warganet yang lain memuji Sandiaga. Mereka juga setuju dengan cara salamnya.
"Nah ini baru sopan. Lah kmren menteri nyuruh salam pakai sikut, hadeh," tulis @nurhasanahrayhan.
"Nah ini cara salaman yang benar buat antisipasi penyebaran virus, bukannya pakai kaki, salam sikut dan namaste, sip bang Sandiaga Uno hatur nuhun tos masihan conto anu leres," komentar @neniihidayat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag