"Kita sudah berkirim surat ke presiden untuk tes proaktif tadi, minta izin. Kedua, sudah ada arahan secara lisan langsung saya dengan Pak Yuri (Achmad Yurianto), juri bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, yang mengizinkan desentralisasi pengetesan," kata Emil sapaan Ridwan Kamil.
Menurut Emil, tes proaktif itu sudah dilakukan mulai kemarin, tanpa menunggu orang menunjukkan gejala. Sasarannya adalah orang-orang yang dalam pemantauan, orang yang tidak mengalami gejala tapi patut diwaspadai, seperti perawat dan tenaga medis.
Sampel akan diperiksa di laboratorium kesehatan Jawa Barat, bekerja sama dengan dengan laboratorium mikrobiologi dan parasitologi Fakultas Kedokteran Unpad dan Pusat Penelitian Nanoscience dan Nanoteknologi ITB dengan standar WHO Biosafety level 2.
"Jadi Jawa Barat sudah mendahului untuk tes proaktif tanpa menungu hasil tes dari pusat," ujar Emil.
Untuk melakukan tes proaktif, Emil mengaku, Jawa Barat sudah membeli test kit dari negara tetangga, yang hasilnya bisa diketahui dalam waktu empat sampai lima jam.
"Intinya (test kit) produknya dari luar negeri, dari negara Asia yang sudah teruji di negaranya dan barangnya memang tidak ada di Indonesia. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah membeli duluan sebelum ramai-ramai (virus corona) ini," ungkap Emil.
Data Covid-19 sempat tertutup untuk pemda
Saat ini, Pemprov Jabar memantau 706 orang warganya yang diduga terjangkit Covid-19. Dari jumlah tersebut, 256 di antaranya selesai menjalankan isolasi mandiri. Sementara, 448 orang masih dipantau karena belum melewati masa isolasi.
Sebanyak 82 orang warga Jabar dinyatakan pasien dalam pengawasan, yang terdiri dari 54 pasien negatif, 28 pasien masih menunggu hasil tes, dan tujuh orang dinyatakan positif, satu di antaranya meninggal dunia.
Baca Juga: Wapada Corona, Rapat Jokowi dan Menteri Dilakukan dengan Teleconference
Pada awalnya, Emil mengaku, pihaknya kesulitan mengungkap dan melacak kasus positif Covid-19 di wilayahnya lantaran pemerintah pusat tidak menyampaikan datanya ke pemerintah daerah.
"Kemarin itu di hari-hari pertama blank (kosong) data itu, makanya pemerintah daerah bingung mau tracing ke mana, nggak ada datanya. (Blank di sini) data alamatnya (kasus positif Covid-19) tidak disampaikan ke pemerintah daerah. Tapi, sekarang sudah (disampaikan), dalam tiga hari sudah dilakukan.
"Makanya tadi saya berani menyampaikan tujuh kasus positif Covid-19 itu ada di Kota Bandung, Cirebon, Bekasi, Cianjur, dan Depok," ujar Emil.
Sejauh ini, Emil mengaku koordinasi dengan pemerintah pusat terkait penanganan dan penanggulanan Covid 19 berjalan baik, tanpa ada hambatan.
"Saya kira gak ada kalau disebut kesulitan (koordinasi dengan pemerintah pusat) hanya karena sekarang kita sifatnya proaktif," katanya.
Langkah lambat dan belum tegas
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan