Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah menjamin tidak akan kelangkaan barang kebutuhan pokok di tengah merebaknya virus corona (Covid-19).
Apalagi saat ini pemerintah telah memutuskan untuk memindahkan fokus anggaran ABPN dan APBD guna penanganan Covid-19 dari segala aspek.
Menurut Mahfud, semua upaya tengah dikerahkan pemerintah supaya kondisi di tengah masyarakat tetap stabil. Salah satunya ialah pemindahan konsentrasi anggaran yang semula digunakan untuk pembangunan kini digunakan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan.
"Dalam rangka penyelamatan rakyat karena serangan Corona ini," kata Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2020).
Namun bukan hanya berfokus kepada peningkatan kualitas fasilitas kesehatan dalam penanganan Covid-19 saja. Pengalihan anggaran tersebut juga bermaksud untuk mengendalikan situasi sosial dan politik agar tetap stabil.
"Lebih-lebih ekonominya dan terlebih lagi kebutuhan pokok masyarakat," ujarnya.
Lagipula saat ini pemerintah sudah membentuk satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 yang dikomando oleh Doni Monardo, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dengan adanya satgas, pemerintahan daerah bisa berkoordinasi langsung ke pusat apabila hendak memutuskan kebijakan-kebijakan yang berkaitan penanganan Covid-19.
"Sehingga tidak perlu ada kelangkaan karena kesalahan kebijakan di pemerintah daerah atau unit pemerintah tertentu, semuanya harus kompak," imbuh Mahfud.
Baca Juga: Covid-19 Merebak, Mahfud MD: Pilkada 2020 Tetap September 2020
Berita Terkait
-
Negara Darurat Corona, Pejabat PDAM Cianjur Asyik Pelesiran ke Eropa
-
Pasutri Sukabumi Jadi PDP Usai Kontak dengan Warga Dubai Positif Corona
-
Pelayanan di KBRI Malaysia Dihentikan Sementara
-
Dinkes Banten Pastikan Pasien Corona yang Meninggal Warga Pondok Aren
-
Antisipasi WFH, Smartfren Tawarkan 1ON+ dan Voucher Mingguan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin