Suara.com - Penyerangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kepada aparat keamanan di Tembagapura masih terjadi di Papua.
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menuturkan daerah Tembagapura sudah dikuasai penuh oleh pemerintah. Hal tersebut disampaikan Mahfud karena pemerintah melalui aparat gabungan TNI-Polri sudah melakukan penindakan terhadap KKB yang melakukan penyerangan.
"Tembagapura sekarang sepenuhnya sudah dikuasai pemeirntah, pemerintah telah berhasil menguasai dan kontak tembak sudah sering terjadi kita selesaikan itu sebagai tindakan KKB," kata Mahfud melalui rekaman suara yang diberikan kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).
Mahfud menuturkan sudah ada beberapa anggota KKB yang ditangkap. Namun ia menekankan pendekatan yang dilakukan oleh aparat TNI-Polri ialah pendekatan kesejahteraan.
"Ada yang ditangkap sudah ada tetapi pendekatan Papua tetap mengutamakan pendekatan kesejahteraan tetapi pendekatan Papua sementara di bidang pertahanan dan keamanan kita menggunakan pendekatan ketentraman dan ketertiban," pungkasnya.
Sebelumnya dikabarkan, tim satuan tugas (Satgas) gabungan TNI-Polri menembak mati empat anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kali Bua, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua pada Senin (16/3/2020).
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto menjelaskan tim Satgas TNI-Polri juga berhasil menyita senjata laras panjang milik kelompok separatis.
"Korban (tewas) empat orang dari KSB, tiga pucuk senjata jenis M16, AK47, Thompson. Yang terluka sempat melarikan diri. Empat orang di honae (rumah adat Papua), belum ada informasi lanjut soal korban tewas itu," kata Eko sebagaimana dilansir VOA, Senin (16/3).
Menurut dia, dalam kontak tembak itu tidak ada satu pun anggota Satgas TNI-Polri yang terluka. Petugas keamanan Indonesia akan tetap melakukan penegakan hukum terhadap kelompok separatis tersebut. Namun, masyarakat di Tembagapura yang telah mengungsi ke Timika masih belum bisa kembali ke rumah menunggu situasi kondusif.
Baca Juga: Cegah Virus Corona, Pemain Borneo FC Sutan Samma Lakukan Ini
"Ini pun sudah terjadi kontak tembak kemarin. Situasi sampai dipastikan aman agarmasyarakat yang mengungsi bisa dievakuasi ke rumah masing-masing. Sementara masih kami amankan supaya tidak mendapat aksi teror dari KSB," ucap Eko.
"Kita evakuasi kalau situasi sudah dinyatakan aman dan kelompok-kelompok itu sudah meninggalkan Tembagapura baru masyarakat bisa kembali ke rumah masing-masing," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS
-
Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris
-
Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker
-
Menhub Prediksi Ada 285 Ribu Kendaraan Saat Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini
-
KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
-
Momen SBY, Anies Baswedan dan AHY Ngobrol Santai Saat Halalbihalal di Cikeas
-
Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu
-
Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu
-
Ini Identitas Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada, Mimpinya Berakhir di Landasan Pacu
-
Andalkan Google Maps, Pemudik Arus Balik Malah Nyasar ke Jalan Sawah Menuju Tol Jogja-Solo