Suara.com - Seorang gadis belia berinisial DE (16) warga Kecamatan Badau, daerah perbatasan Indonesia - Malaysia wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat diduga dicabuli oleh empat orang pria dengan waktu dan tempat yang berbeda.
"Pelaku ada empat dengan lokasi dan waktu yang berbeda, ke empat pelaku itu memaksa korban untuk bersetubuh," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu IPTU Siko, kepada Antara di Putussibau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Jumat (20/3/2020).
Dia menyampaikan polisi menerima laporan orang tua korban pada Kamis (19/3) di Polsek Badau, dari hasil penyidikan, ada empat pelaku yang menyetubuhi korban secara paksa yaitu RN (32), SR (53), AB (57) dan AL (37).
"Ibu korban curiga anaknya tidak datang bulan, kemudian korban ditanya oleh ibunya, ternyata korban mengaku telah disetubuhi secara paksa oleh empat pria," kata Siko.
Menurut Siko, dari hasil pemeriksaan perisitiwa itu terjadi sekitar akhir Januari 2020, berawal ketika RN mengajak korban mencari kodok. Namun, ketika berada di rumah RN, korban langsung diancam dan dipaksa bersetubuh.
Kejadian serupa juga dialami korban dengan waktu dan tempat berbeda Namun, aksi pemerkosaan itu dilakukan orang yang berbeda, yakni SR (53), AB (57) dan AL (37).
"Jadi korban disetubuhi oleh empat pria dengan waktu dan lokasi yang berbeda. Saat ini para pelaku sudah kami proses di Polres Kapuas Hulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum yang berlaku," kata Siko.
Berita Terkait
-
Chatting di Grup WA Penggemar Porno, Gadis ABG Diperkosa di Jembatan Tol
-
Tewas Membusuk Tanpa Busana, Detik-detik Pelajar Perkosa Mayat Suster Rita
-
Ditemukan Tewas Tanpa Celana, Pemerkosa Mayat Siswi MTs Ternyata Sang Paman
-
Remaja Pemerkosa Mayat Siswi MTs Sempat Main Warnet dan Makan di Rumah Uwak
-
Bocah Kelas 6 SD Diperkosa 3 Pemuda, Dicekoki Bir Campur Pil Stamina
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM