Suara.com - Mewabahnya virus corona membuat banyak orang mulai mencari cara alternatif pencegahan dan pengobatan. Padahal tidak semua informasi yang berkembang terkait Covid-19 tidak sepenuhnya bisa dipertanggungjawabkan.
Suara.com menghimpun beberapa produk konsumsi yang disebut-sebut sebagai pencegah, penyembuh, hingga penular virus corona.
1. Bawang Putih
Banyak kabar yang beredar, bahwa bawang putih disebut-sebut ampuh mencegah infeksi virus corona.
Dialihbahasakan dari situs resmi WHO, bawang putih memang merupakan makanan sehat dan memiliki sifat antimikroba. Namun, pihak WHO juga menegaskan makan bawang putih bukan langkah yang tepat untuk menangkal virus corona.
"Tidak ada bukti yang menunjukkan makan bawang putih dapat melindungi orang dari wabah virus Corona baru ini," tulis WHO.
2. Rokok
Pada Rabu (19/2/2020), Rachmad Rofik melalui kanal Medium.com membagikan artikel berjudul, "WHO: Merokok Salah Satu Solusi Pencegahan Covid-19".
Pada artikel itu, tertulis bahwa "di Indonesia, selain 60% dari rokok yang kita hisap adalah pajak untuk negara, ternyata perokok tidak disukai COVID-19."
Baca Juga: Detri Warmanto, Artis Indonesia Pertama yang Umumkan Positif Corona
Melalui penelusuran Turnbackhoax.id-- jaringan Suara.com, menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. Sebab WHO tidak pernah menyebutkan, bahwa merokok dapat sembuhkan infeksi virus corona.
"Tindakan tersebut (merokok) tidak secara khusus direkomendasikan sebagai solusi 2019-nCov (corona) karena tidak efektif untuk melindungi diri sendiri dan bahkan bisa berbahaya bagi tubuh," tulis WHO melalui website resminya.
3. Alkohol
Di media sosial banyak anggapan, bahwa alkohol dipercaya dapat membunuh virus, termasuk Covid-19. Dengan begitu, tak sedikit masyarakat yang menyimpulkan, bahwa minum alkohol dapat membunuh virus corona.
Suara.com kemudian mengonfirmasi pada seorang pakar Rumah Sakit Universitas Indonesia, Dr. dr. Sukamto Sp.PD, KAI.
Menurut dr. Sukamto, makanan dan minuman yang sudah masuk ke mulut akan langsung bertemu dengan kelenjar liur yang dapat mengubah zat pada makanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta
-
Temui Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Data Tunggal Akurat demi Bansos Tepat Sasaran
-
Ramadan di Depan Mata, Pramono Anung Wanti-wanti Warga DKI Tak Gadai KJP Buat Penuhi Kebutuhan
-
KPK Periksa Pj Gubernur Riau hingga Bupati Inhu, Dalami Aliran Uang Kasus OTT Abdul Wahid
-
Sungai Cisadane 'Darurat' Pestisida, BRIN Terjunkan Tim Usut Pencemaran Sepanjang 22,5 KM
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru