Suara.com - Beredar sebuah postingan yang menyatakan Presiden Rusia, Vladimir Putin mengerahkan 800 ekor singa untuk operasi orang-orang yang masih di luar rumah.
Unggahan itu tersebar melalui akun jejaring sosial Facebook La***ati Ang***o dengan menyertakan foto seekor singa di jalanan.
“Mantap cara presiden Vladimir Putin, dengan menyebar hewan buas, supaya warganya tidak keluar rumah. Lain di Negara +62, bukan hewan buas yang di sebar malah kodok dan cebong yang di sebar” tulis akun tersebut.
Selain itu, pada foto tersebut juga terdapat sebuah narasi yang menyatakan, bahwa foto itu berasal dari Rusia.
"Rusia: Kurungan: Vladmir Putin telah menjatuhkan 800 singa di seluruh negeri untuk mendorong orang-orang untuk tinggal di rumah," tulis narasi dalam foto tersebut.
Penjelasan
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id-- jaringan Suara.com Minggu (22/3/2020) menyebutkan bahwa Vladimir Putin mengerahkan binatang buas tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Foto tersebut bukan dari Rusia, namun dari Johannesburg, Afrika Selatan yang sudah diunggah sejak 2016.
Pada tahun 2016, seekor singa jantan yang berkeliaran di kota sempat menggegerkan warga setempat. Pasalnya singa itu tak hanya berkeliaran, namun juga menaiki kap mobil.
Baca Juga: Pesawat CASA CN A-2909 Milik TNI AU Ditembak di Pegunungan Bintang Papua
Dialihbahasakan dari Dailymail, singa tersebut ternyata bukan singa liar. Ia merupakan singa bernama Colombus yang sedang syuting film.
Berita dari Dailymail diterbitkan pada 15 April 2016, dengan judul: Paws at the traffic lights! Giant male lion is seen prowling around the streets of South Africa's biggest city (but it's not as dangerous as you'd think).
"Ini adalah momen seekor singa besar berkeliaran di jalanan kota terbesar Afrika Selatan pada tengah malam," tulis Dailymail.
"Tetapi penduduk kemudian diyakinkan bahwa singa, yang bernama Columbus, tidak liar dan telah dibawa oleh kru produksi untuk syuting" tambah Dailymail.
Kesimpulan
Informasi mengenai Presiden Rusia yang mengerahkan 800 agar orang tidak keluar rumah adalah salah. Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas