Suara.com - Beredar tangkapan layar Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak sadarkan diri di tengah-tengah berpidato di atas podium. Ia diduga telah terinfeksi virus corona.
Foto tersebut dibagikan oleh akun Facebook Grace Mie. Ia menuliskan narasi sebagai berikut, "Donald Trump tiba-tiba tak sadarkan diri saat berpidato".
Pada kolom komentar unggahan tersebut, Grace Mie menyebut Trump sudah dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru Covid-19.
Benarkah Trump pingsan saat pidato karena terinfeksi corona?
Penjelasan
Dari hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Jumat (20/3/2020), klaim bahwa Trump pingsan saat pidato karena terinfeksi virus corona.
Tangkapan layar Trump pingsan di tengah pidato merupakan kejadian pada 2016 silam saat Trump masih menjadi kandidat calon presiden.
Diberitakan ABC News, momen tersebut terjadi saat Trump sedang kampanye di Pusat Konvensi Reno, Nevada.
Berita tersebut tayang pada 6 November 2016 dengan judul artikel 'Donald Trump Rushed Offstage by Secret Service'.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Bima Arya Positif Corona, 5 Pejabat Ini yang Juga Positif
Dalam video berdurasi 15 detik itu, Trump tampak seperti menutup mata dengan menggunakan tangan kanannya.
Tak lama berselang, Trump digiring pengawalnya meninggalkan tempatnya berpidato.
Terkait virus corona, Gedung Putih memastikan hingga kini Trump belum menjalani pemeriksaan virus corona.
Padahal, sebelumnya ia sempat melakukan kontak dengan dua anggota parlemen yang dinyatakan positif corona.
Kesimpulan
Klaim Trump pingsan karena positif terinfeksi corona tidak benar. Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
BI Catat Aliran Modal Keluar Sudah Capai Rp 105 Triliun Gegara Corona
-
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Gedung KPU RI Disemprot Disinfektan
-
Teriak Tak Takut Ridwan Kamil, Video Jemaah Mengamuk karena Larangan Salat
-
Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 0 Persen Gegara Virus Corona
-
Pedagang Kehilangan Penghasilan, DPR Minta Pemerintah Tunda Cicilan Bank
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas