Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendatangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meninjau kinerja gugus satuan tugas percepatan penanganan virus Corona (Covid-19).
Saat berpidato, Ma'ruf sempat membuka maskernya agar tidak menghalanginya untuk berbicara.
Sebelum berpidato, Ma'ruf berbincang dengan Kepala BNPB Doni Monardo. Ma'ruf tampak mengenakan kemeja putih dengan celana panjang serta peci hitam dan masker. Ma'ruf terlihat tengah memerhatikan apa yang disampaikan oleh Doni.
Kemudian, Ma'ruf mendapatkan kesempatan untuk berpidato. Pidato tersebut disiarkan secara live streaming oleh BNPB melalui akun Youtube-nya.
Saat berpidato, Ma'ruf terlihat membuka maskernya namun tidak dilepas hanya ia turunkan ke area dagu hingga lehernya.
"Saya datang ke BNPB untuk mendengarkan penjelasan untuk memastikan kesiapan operasi dalam rangka penanggulangan Covid-19, corona," kata Ma'ruf.
Dalam pidatonya, Ma'ruf menuturkan kalau ia sudah mendapatkan informasi terkait perkembangan kerja gugus tugas Covid-19. Menurutnya, gugus tugas Covid-19 skala nasional sudah berjalan cukup siap meskipun masih membutuhkan penyempurnaan.
Kemudian Ma'ruf juga mengatakan bahwa sudah ada perwakilan dari 21 provinsi yang ikut menangani Covid-19. Namun Ma'ruf berpesan kepada gugus tugas Covid-19 skala daerah untuk bisa bekerja terutama untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya social distance.
"Untuk bisa memahami bahwa bahayanya Corona itu kalau tidak jaga jarak di daerah itu," tutur Ma'ruf.
Baca Juga: Jarang Muncul saat Corona, Mahfud MD Pakai Video saat Diwawancara Wartawan
Berita Terkait
-
Pemkot Bandung Dapat 2.000 Alat Rapid Test, Ini Warga yang Dapat Prioritas
-
Jarang Muncul saat Corona, Mahfud MD Pakai Video saat Diwawancara Wartawan
-
Anies Larang Acara Kumpulan Massa di Jakarta, Melanggar Akan Dibawa Polisi
-
Kena Lockdown Akibat Corona, Begini Penampakan Kota New York Saat Ini
-
Tradisi Penyambutan Juara All England Ditiadakan, Melati: Nggak Apa-Apa
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
Terkini
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Kabar Krisis Iklim Bikin Lelah, Bagaimana Cara Mengubahnya Jadi Gerakan Digital?
-
Anggota DPR Tanya ke BNN: Whip Pink Mulai Menggejala, Masuk Narkotika atau Cuma Seperti Aibon?
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta
-
Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis
-
Inilah 7 Fakta Mengejutkan dari Skandal Epstein: Pulau Pedofil hingga Daftar Nama Elite Global
-
Istana Wapres IKN Rampung 100 Persen: Kemegahan Rp1,4 Triliun Berkonsep 'Huma Betang Umai'
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas