Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melakukan konferensi pers melalui aplikasi komunikasi ber Zoom.
Salah satu yang Mahud MD sampaikan dalam kesempatan itu ialah soal pembuatan instruksi presiden (Inpres) dan Keputusan Presiden (Keppres) untuk penanganan virus Corona (Covid-19).
Dengan menggunakan kecanggihan teknologi, Mahfud tetap bisa menyampaikan keterangan pers dari kantornya. Memanfaatkan aplikasi Zoom, Mahfud pun bisa melakukan tatap muka bersama sejumlah awak media.
"Selamat pagi saudara-saudara sekalian, saya ingin memberikan informasi tentang perkembangan yang dilakukan satgas atau gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19," kata Mahfud, Senin (23/3/2020).
Pada saat itu Mahfud menyampaikan informasi terkait dengan perkembangan yang dilakukan oleh gugus tugas Covid-19, yakni soal pembuatan keppres dan inpres. Kata Mahfud, ia diminta oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk membuat keppres dan inpres.
Ia menyebutkan kalau inpres sudah dikeluarkan dengan Nomor 4 Tahun 2020 tentang realokasi anggaran. Jadinya seluruh anggaran untuk pembangunan baik di APBN dan APBD akan dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Sedangkan keppresnya dibuat dengan Nomor 9 Tahun 2020 untuk menyempurnakan kinerja gugus tugas Covid-19.
"Keppresnya itu satuan atau penyempurnaan gugus tugas sehingga lebih melibatkan banyak kementerian," kata dia.
Baca Juga: Selama Ada Wabah Corona, ABG Nongkrong di Kafe Siap-siap Diusir Polisi
Berita Terkait
-
Anies Larang Acara Kumpulan Massa di Jakarta, Melanggar Akan Dibawa Polisi
-
Kena Lockdown Akibat Corona, Begini Penampakan Kota New York Saat Ini
-
Tradisi Penyambutan Juara All England Ditiadakan, Melati: Nggak Apa-Apa
-
Diare dan Hilang Nafsu Makan Bisa Jadi Gejala Awal Corona Covid-19
-
Selama Ada Wabah Corona, ABG Nongkrong di Kafe Siap-siap Diusir Polisi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin