Suara.com - Guru Besar Epidemologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Profesor DR dr Bambang Sutrisna, MHSc tutup usia pada Senin (23/3/2020).
Profesor Bambang Sutrisna meninggal ketika berstatus pasien dalam pengawasan virus corona Covid-19.
"Benar mas, kami sedang berduka atas berpulangnya beliau," kata Humas UI Egia Tarigan kepada Antara.
Egia Tarigan menyatakan, masih mencari informasi pasti soal status PDP corona Bambang.
"Demikian informasi sementara yang dapat kami sampaikan," katanya melalui pesan Whatsapp.
Sebelumnya beredar dalam pesan percakapan Whatsapp berbunyi: "Satu lagi alumni UI yang meninggalkan kita. Pahlawan kemanusiaan dengan penuh dedikasi menyelamatkan bangsa Indonesia dari wabah Corona. Selamat jalan Prof jasa mu abadi. Turut berduka cita". Telah wafat Prof Dr dr Bambang Sutrisna, MHSc (Guru Besar Epidemiologi FKM UI), meninggal di RS Persahabatan Senin (23/3) Pukul 08.30 WIB".
Pada group Line yang beredar di kalangan mahasiswa UI, Prof. Bambang Sutrisna masih mengajar kuliah daring pada Sabtu (21/3/2020).
Putri Prof Bambang Sutrisna, Leonita Triwachyuni melalui story instragram mengungkapkan kesedihannya.
"Hari ini makna #dirumahaja yang sebagian dari kalian abaikan dan jadikan lelucon menjadi airmata buat keluarga kami. Ya memang, ayah saya bisa dibilang bandel, disuruh jangan praktik bilangnya kasian orang dari jauh. Ternyata pasien yang dibilang kasian itu adalah suspek Covid-19 dengan rontgen paru-paru udah putih semua. Pasien tersebut yang pulang paksa dari RS Bintaro karena ini dan itu," tulisnya.
Baca Juga: Habis Diintip Mandi, Hendra Malah Ketakutan saat Perkosa Nenek 58 Tahun
Ia menambahkan, "Lalu apa efeknya? Ayah saya demam, sesak. Fyi, ayah saya adalah orang yang enggak pernah ngeluh, patah kaki aja masih jalan, batuk-batuk masih ngajar dari rumah. Jadi ketika mengeluh sesak, itu enggak main-main."
"Dibawa ke RS, sesak enggak membaik, saturasi terus turun, RJP, intubasi dan meninggal," imbuhnya.
Melalui instagram story, Leonita meminta orang-orang untuk tetap di rumah demi menjaga keselamatan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan