Suara.com - Solidaritas warga di tengah wabah Virus Corona yang disampaikan warga Batam dengan memberikan bantuan berupa alat perlindungan diri (APD) serta vitamin mendapat respon luar biasa dari tim medis di Rumah Sakit Umum Daerahm (RSUD) Embung Fatima Kota Batam.
Rasa haru menyelimuti petugas medis yang merasakan dukungan dari gerakan #BatamLawanCorona yang memberikan bantuan kepada dokter dan perawat.
"Mereka terharu sekali karena kita datang ke sana malam-malam, artinya mereka merasa dipedulikan," ujar Koordinator #BatamLawanCorona Nurul Syafitri seperti diberitakan Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Senin (23/3/2020) malam.
Penyerahan bantuan berupa tujuh dus susu, delapan dus minuman bervitamin serta 20 google glass diserahkan langsung kepada petugas medis. Selain itu, Nurul mengemukakan, pihaknya juga menyerahkan bantuan masker respirator, jas hujan dan susu.
"Kita juga akan beri alat penyemprot desinfektan," ujar Nurul.
Mendapat dukungan dan solidaritas dari masyarakat, seorang dokter di RSUD mengungkapkan rasa terima kasih, lantaran dengan bantuan tersebut bisa menyemangati mereka dalam bekerja menangangi pasien Corona.
"Terima kasih atas support dan bantuan. Ini bisa memberikan semangat kepada kami," ujar seorang dokter RSUD Embung Fatimah.
Untuk diketahui, bantuan tersebut berasal dari dana yang dihimpun melalui rekening kitabisa.com dan donatur BatamLawanCorona.
Hingga saat ini rekening kitabisa.com/pstorepeduli sudah terkumpul kurang lebih Rp 300 juta. Angka tersebut terkumpul dalam waktu dua jam lebih setelah rekening donasi melalui kitabisa.com dibuat.
Baca Juga: Cegah Corona, Polisi di Serang Tutup THM hingga Tempat Nongkrong
Aksi penyaluran donasi kepada petugas kesehatan dan masyarakat akan terus digelar hingga dua bulan kedepan.
Gerakan #BatamLawanCorona adalah sebuah gerakan sosial yang digagas sejumlah influencer yang digawangi PStore dan Batamnews.
Berawal dari keprihatinan terhadap upaya penanganan antisipasi penyebaran virus corona di Kota Batam.
Gerakan ini juga bisa dipantau melalui akun Instagram @BatamLawanCorona yang saat ini sudah memiliki 13 ribu pengikut.
Berita Terkait
-
Takut Virus Corona Masuk, Warga di Sukoharjo Mulai Tutup Pemukiman
-
PDP Virus Corona Asal Jepara Meninggal di RS Mardi Rahayu Kudus
-
Pasien Risiko Tertuluar Corona Akan Dikarantina di Jember Sport Garden
-
Kronologis Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Corona
-
Ayo! Lawan Corona Covid-19 dengan Terapkan Jaga Jarak Mulai Sekarang
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura