Suara.com - Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, meninggal dunia di Solo, Rabu (25/3/2020). Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengenang sosok Sudjiatmi yang mendukung penuh kala Jokowi ikut Pilpres 2014 namun enggan tampil di publik.
JK sempat menyampaikan belasungkawa atas kepergian Sudjiatmi yang menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi atau RS DKT Solo pada pukul 16.45 WIB.
Setelah itu JK bercerita kalau mendiang Sudjiatmi selalu hadir dalam acara-acara kampanye untuk mendukung Jokowi. Namun kata JK, Sudjiatmi lebih memilih untuk diam di belakang panggung.
"Malah waktu awal kampanye saja beliau yang hadir untuk mendukung, mendoakan pak Jokowi walaupun tidak pernah mau muncul di publik," kata JK dalam siaran langsung Kompas TV, Rabu (25/3/2020).
Padahal kata JK, Sudjiatmi selalu mendoakan dan memberikan dorongan yang terbaik bagi sang putera untuk bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia. Tapi lagi-lagi, Sudjiatmi lebih memilih untuk menunggu bersama istri JK, Mufidah Jusuf Kalla di belakang panggung.
JK tidak memiliki rencana untuk melayat langsung ke Solo. Hal tersebut dikarenakan tengah adanya pandemi virus Corona (Covid-19) yang melanda tanah air. Sehingga JK memilih untuk mendoakan dari jauh.
"Seperti tadi disampaikan bahwa dalam situasi seperti ini berkumpul terlalu banyak tentu sangat tidak pada waktunya. Untuk itu kita mendoakan di rumah yang penting doa itu diterima dimana saja," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan keterangan resmi dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Ibunda Jokowi meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB. Presiden Jokowi saat ini juga sudah tiba di Solo pukul 17.52 WIB.
"Innalillahi wa innaillaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah Ibu Hj. Sujiatmi Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden Joko Widodo di Solo, Rabu, 25 Maret 2020 pada pukul 16.45 WIB. Saat ini Presiden Jokowi telah tiba di Solo pada pukul 17.52 WIB. Informasi lebih lanjut terkait wafatnya Ibunda Presiden akan disampaikan kemudian," tulis keterangan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu (25/3/2020).
Baca Juga: 7 Fakta Sudjiatmi, Ibunda Jokowi yang Tutup Usia usai Melawan Kanker
Hal yang sama juga dikatakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral. Donny mengatakan Jokowi langsung terbang ke Solo setelah mendapat kabar wafatnya ibunda.
"Presiden sudah berangkat ke Solo. Nanti dokter akan konferensi pers di Solo untuk lebih jelasnya," kata Donny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer