Suara.com - Wakil Ketua DPD PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga Gatot Tjahyono sempat dinyatakan dua kali meninggal dunia oleh dokter yang menanganinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Diketahui, Gatot meninggal dalam kondisi positif virus Corona Covid-19.
Setelah dua kali jantung dan denyut nadinya dinyatakan hidup kembali, keluarga pun harus mengikhlaskan kepergian Gatot.
Wakil Ketua DPD PDIP Bidang Organisasi, Abdy Yuhana mengatakan bahwa Gatot dinyatakan meninggal dunia di RSHS Bandung pada pukul 22.00 WIB. Almarhum meninggal setelah putrinya tiba di rumah sakit.
"Jadi barusan adiknya telepon saya. Setelah tadi dikabarkan denyut nadi dan jantungnya hidup lagi, setelah putrinya datang kemudian Mas Gatot meninggal," kata Abdy saat dihubungi Suara.com, Jumat (27/3/2020).
Abdy menuturkan, seluruh anggota keluarga kini sudah berkumpul di rumah sakit. Saat ditanya soal proses pemakaman, Abdy menuturkan bahwa makam Gatot sudah dipersiapkan sejak sore hari tadi ketika sempat dinyatakan meninggal dunia yang kedua kalinya.
Dikarenakan Gatot meninggal dunia sebagai pasien Covid-19 maka jenazah Gatot akan langsung dimakamkan pada hari yang sama oleh pihak rumah sakit di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnaraga, Cicendo, Bandung.
"Iya makanya langsung dimakamkan oleh pihak RS (hari ini)," ucap Abdy.
Sebelumnya, Gatot Tjahjono sempat dinyatakan meninggal dunia setelah positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Namun tiga puluh menit setelah wafat, jantung dan denyut nadi Gatot kembali hidup.
Abdy mengatakan bahwa dokter yang menangani di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan Gatot telah meninggal dunia pada pukul 20.00 WIB. Pihak keluarga pun sudah menyampaikan kabar duka tersebut ke DPD PDIP Jawa Barat.
Baca Juga: Berstatus PDP Corona, Anggota DPR Fraksi PDIP Imam Suroso Meninggal Dunia
Akan tetapi setelah itu, keluarganya kembali mengabarkan kalau Gatot hidup kembali.
"Keluarganya menyampaikan ke kami kan bahwa mas Gatot meninggal. Nah, mukjizat Tuhan yah, beberapa menit kemudian sekitar 30 menit kemudian detak jantung sama nadinya hidup lagi," kata Abdy.
Abdy menuturkan, pihak keluarga pun sempat merasa aneh melihat kejadian tersebut. Apalagi ucapan bela sungkawa sudah banyak bertebaran di media sosial.
Lebih mengherankan lagi, kejadian itu bukanlah yang pertama kali terjadi. Beberapa hari yang lalu, Abdy menceritakan kalau Gatot juga sempat dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit dan dikabarkan oleh keluarganya.
"Pas sore itu, ngedrop mau diambil cuci darah kan, terus dinyatakan meninggal, lalu kemudian keluarganya (mengabarkan) meninggal, tiba-tiba 30 menit kemudian informasinya denyut nadi aktif lagi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno