Suara.com - Sejumlah petugas medis menghibur diri dengan main TikTok guna menghilangkan stres selama menangani pasien corona. Warganet pun merasa terhibur sekaligus sedih melihat rekaman itu.
Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter bernama @HezekiaBenjamin, tampak beberapa petugas medis dalam balutan hazmat berjoget mengikuti lagu TikTok. Wajah mereka tak kelihatan karena tertutup masker tapi gerak-gerik mereka terlihat bahagia.
"Para pahlawan COVID-19 menghibur dirinya jangan sampai stres," tulis akun Twitter @HezekiaBenjamin yang mengunggah ulang video tersebut.
Warganet yang menyaksikan video itu pun sontak memberikan berbagai macam reaksi.
Sebagian besar ikut bahagia saat melihatnya namun mereka juga merasa sedih dan terharu ketika menyadari bahwa di balik video tersebut, para petugas medis masih harus berjuang menangani pandemi virus corona.
"Melihatnya kayaknya happy tapi kenapa aku malah bleweran [menangis] ya? Semangat terus nakes," kata akun @henihoeriyah.
Ada juga warganet yang melampiaskan kekesalannya pada warga yang tak mau #dirumahaja. Ia geram dengan ulah warga yang demikian karena beresiko tertular virus dan menambah beban kerja petugas medis yang sudah mulai kewalahan.
"Nih, buat yang ngeyel kalau disuruh #jagajarakjanganbandel, kalian pengen ketemu dan main Tiktok sama mereka? Eh, itu juga kalau di sana masih ada tempat sih. Kalau enggak ada tempat, mboh wes piye nasibmu [enggak tahu gimana nasibmu]. Anyway, tetap semangat ya bapak ibu dokter, tenaga medis, paramedis. Terima kasih!" tulis akun @dewiratnaco.
Warganet tak henti-hentinya memberikan semangat kepada para petugas medis, seperti yang dilakukan oleh @henprem.
Baca Juga: Penelitian Terbaru! Virus Corona Bermutasi Jadi 40 Jenis
"Itu corona langsung kabur ngelihat pasukan hazmatnya jalannya kayak begitu tuh. Ya happy bisa ngeluarin enzim imun untuk menjaga tubuh kita. Semangat para tenaga medis!" tulisnya.
Hingga saat ini, per hari Sabtu (28/3/2020), jumlah pasien positif corona di Indonesia telah mencapai 1.155 kasus. Sementara itu, korban jiwa yang meninggal berjumlah 102 orang dan yang dinyatakan sembuh ada 59 orang.
Kecam Orang Tak Takut Corona, Dokter Tirta: Ayo Jadi Relawan Ikut ke UGD
Dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang karib disapa dr Tirta geram dengan ulah orang yang menganggap remeh virus corona atau Covid-19. Terutama bagi mereka yang berkoar-koar tidak takut terinfeksi virus mematikan tersebut.
Terlebih diketahui, kekinian kasus virus corona di Indonesia terus meningkat dari hari ke hari. Hingga Jumat (27/3/2020), total kasus virus corona di Tanah Air mencapai 1.046 orang dengan jumlah kematian sebanyak 87 orang.
Maka dari itu, Dokter Tirta memberikan reaksi frontal kepada mereka yang mengaku tidak takut virus corona. Ia memberikan sindiran menohok melalui akun Twitter pribadinya.
Berita Terkait
-
Sosok di Balik Akun Anaknya Mas Joko, Konten Tutorial Sederhananya Panen Pujian
-
TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital
-
Konflik Parkir di Blok M Memanas: Pemilik Lahan Diancam Dibakar hingga Dibunuh
-
Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia
-
Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok