Suara.com - Mabes Polri mengungkapkan ada penurunan tingkat kriminalitas secara nasional selama pemerintah menerapkan kebijakan beraktivitas di rumah, demi mencegah penyebaran wabah virus corona COVID-19.
"Tingkat kriminalitas selama mewabahnya virus corona mengalami penurunan," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan persnya, Senin (30/3/2020).
Argo menjelaskan, berdasarkan data Polri terdapat penurunan 48 kasus atau sebesar 1,43 persen.
"Hal ini berdasarkan data analisis dan evaluasi gangguan kamtibmas dari Spos Kapolri dimana pada minggu ke-12 terdapat 4245 kasus dan minggu ke-13 ada 4.197 kasus dengan demikian terdapat penurunan 48 kasus atau 1,43 persen," jelasnya.
Polri meminta seluruh elemen masyarakat untuk terus waspada terhadap virus corona ini agar tetap berada di rumah, menjaga imunitas tubuh, dan tidak membuat kegiatan kerumunan.
Polri melalui maklumat yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis sudah menginstruksikan seluruh jajaran dari tingkat Polda sampai Polsek bergerak untuk mengimbau masyarakat untuk tidak berkumpul di luar rumah.
Untuk diketahui, hingga Senin (30/3/2020) di Indonesia sudah tercatat 1414 orang positif corona, 1217 di antaranya dirawat, 122 orang meninggal dunia, dan 75 orang sembuh.
Berita Terkait
-
Hanya 2 Hari, Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona Naik Jadi 81 Orang
-
Nekat Gelar Pesta di Tengah Wabah Corona, Resepsi Nikah Dibubarkan Polisi
-
Pelajar Dapat Makanan Gratis Selama Pandemi Corona
-
Jokowi Perintahkan Perlindungan dan Keselamatan Tenaga Medis Dijamin
-
PN Sleman Lakukan Sidang Online Selama Wabah Corona Belum Reda
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua