Suara.com - Sebanyak 10 Warga Negara Indonesia (WNI) di India yang terkonfirmasi positif virus corona atau COVID-19 dinyatakan telah sembuh.
Kabar itu disampaikan, otoritas kesehatan Telangana, Hyderabad kepada Duta Besar Indonesia untuk India Sidharto R. Suryodipuro pada Senin (30/03/2020) kemarin.
"Terima kasih atas kerja sama dari otoritas kesehatan negara bagian Telangana dan Pemerintah India dalam membantu memberikan perawatan bagi para WNI hingga kesembuhannya," kata Dubes Sidharto melalui keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2020).
"Kami juga ucapkan terima kasih kepada para WNI di Hyderabad yang telah membantu dan memberikan dukungan bagi kesembuhan para WNI yang terkonfirmasi COVID-19," lanjutnya.
Meski sudah sembuh, Sidharto menyebut para WNI tersebut selanjutnya akan menjalani masa karantina lebih lanjut selama 14 hari.
Oleh sebab itu, berdasarkan data Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia per Rabu (1/4/2020) di India masih terdapat 4 WNI yang positif corona, mereka dirawat oleh otoritas kesehatan setempat.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan di India sendiri terdapat sekitar 731 jemaah Tabligh yang saat ini tengah diupayakan agar bisa pulang ke tanah air.
"(Sebanyak) 731 di antaranya berada di India," kata Menlu Retno dalam virtual pres conference, Selasa (31/3/2020).
Nantinya, menurut Retno mereka akan dipulangnya dengan melalui rangkaian protokol kesehatan yang sudah disiapkan Kementerian Kesehatan.
Baca Juga: Menkumham Bebaskan 30 Ribu Napi saat Pandemi Corona, Negara Hemat Rp 260 M
Sementara bagi WNI yang sehat dan tidak menunjukkan gejala diimbau melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.
Berita Terkait
-
Miris, Dokter di India Cuma Dibekali Helm dan Jas Hujan Lawan Corona
-
Cegah Covid-19, Pemerintah India Larang Lansia Pergi ke Rumah Sakit
-
Kaum Miskin Menjerit, India Tak akan Perpanjang Masa Lockdown
-
Unik! Ini Cara Polisi India Edukasi Soal Covid-19, Perhatikan Helmnya
-
Saat Polisi India Usir Warga di Luar Rumah Pakai Helm 'Corona'
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan