Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Singapura telah menerima laporan seorang WNI meninggal akibat virus corona atau COVID-19 pada Kamis (2/4/2020) pukul 06.43 waktu setempat. Ini adalah WNI kedua dan orang keempat yang meninggal di Negeri Singa.
Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya mengatakan pihaknya telah berkordinasi dengan otoritas setempat untuk menjembatani pihak keluarga dengan jenazah.
"Kementerian Kesehatan Singapura telah menyampaikan informasi ini kepada pihak keluarga dan Kementerian Kesehatan Indonesia. KBRI Singapura akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan Singapura terkait penanganan selanjutnya dan akan memberikan fasilitas yang diperlukan oleh pihak keluarga," kata Ngurah Swajaya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2020).
Dia juga menyebut KBRI akan terus mengawasi 27 WNI positif corona di Singapura yang hingga kini masih dirawat di rumah sakit setempat.
"KBRI juga terus memonitor perkembangan WNI pasien COVID-19 lainnya yang dirawat di Singapura," lanjutnya.
Sebelumnya, WNI tersebut diketahui berjenis kelamis pria dan berusia 68 tahun yang memiliki izin kerja di Singapura (Singapore Work Pass).
Dia memiliki riwayat perjalanan ke Indonesia pada 20 Januari – 16 Maret 2020.
Kemudian pada 22 Maret, dia terkonfirmasi terinfeksi virus corona dan langsung dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) Singapura, dia langsung menjadi pasien kasus nomor 476.
Kemudian pada 26 Maret dia dipindahkan ke ruang perawatan intensif karena mengalami komplikasi serius hingga akhirnya meninggal setelah 7 hari berjuang melawan penyakitnya.
Baca Juga: Update WNI Corona di Luar Negeri: 191 Positif, 29 Sembuh, 4 Meninggal
Kemenkes Singapura menyatakan bahwa pasien meninggal akibat memiliki riwayat diabetes dan hipertensi yang semakin parah akibat infeksi COVID-19.
Sejauh ini, korban meninggal akibat virus corona di Singapura sudah 4 orang; dua korban meninggal merupakan warga Singapura, sedangkan satu korban meninggal lainnya merupakan seorang pria Indonesia berusia 64 tahun.
Berita Terkait
-
WNI di Belgia Terinfeksi Covid-19, Pihak KBRI Akan Lakukan Lobi ke RS
-
Update WNI Corona di Luar Negeri: 191 Positif, 29 Sembuh, 4 Meninggal
-
Pagi Ini, Satu WNI Meninggal di Singapura Akibat Virus Corona
-
Kemenlu: WNI Positif Corona yang Meninggal di Malaysia Bukan Peserta Tablig
-
Cerita WNI Bertahan dari Corona di Eropa, Khawatir Lihat Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik
-
Gugatan Larangan Anak Presiden Maju Pilpres Masuk MK, PDIP: Lemah, Tapi KKN Sekarang Memang Gila
-
Viral Trotoar Tebet Barat Berubah Jadi Pangkalan Truk Tinja, Terjadi Pembiaran Parkir Liar?
-
Momen Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Menangis Jelang Vonis Perkara Tata Kelola Minyak
-
Tangis Ibunda Radit di DPR: Mahasiswa IPK 4,0 Jadi Terdakwa Pembunuhan di Pantai Nipah