Suara.com - Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso, Jakarta, melaporkan jumlah pasien positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 yang dinyatakan sembuh hingga Kamis (2/4/2020), berjumlah 24 orang.
Berdasarkan keterangan tertulis RSPI Sulianto Saroso menyebutkan bahwa pasien dalam pengawasan (PDP) yang dinyatakan sembuh hingga saat ini berjumlah 38 orang.
Berdasarkan data yang dirilis RSPI Sulianti Saroso sehari sebelumnya, disebutkan pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh hingga Rabu (1/4) berjumlah 19 orang, dan PDP yang sembuh berjumlah 37 orang.
Dengan demikian, dalam kurun waktu 24 jam, terdapat lima pasien positif COVID-19 dan satu pasien berstatus PDP yang dinyatakan sembuh.
Adapun untuk pasien positif COVID-19 yang meninggal di RSPI Sulianti Saroso berjumlah 11 orang, sementara pasien berstatus PDP yang meninggal berjumlah empat orang.
Hingga saat ini, RSPI Sulianti Saroso masih merawat 15 pasien positif COVID-19 dan 9 pasien berstatus PDP.
Untuk jumlah orang dalam pengawasan (ODP) terkait penularan COVID-19 yang menggunakan pelayanan RSPI Sulianti Saroso hingga 2 April mencapai 2.725 orang.
RSPI Sulianti Saroso adalah satu dari 359 rumah sakit di seluruh Indonesia yang ditunjuk pemerintah untuk menangani pasien COVID-19.
Jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia hingga 2 April 2020 tercatat 1.790, bertambah 113 kasus dari hari sebelumnya. Untuk pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah 112 orang, dan meninggal 170 orang.
Baca Juga: Update Corona 2 April 2020 di Jogja: 29 Pasien Positif, 3 Pasien Sembuh
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Seorang Karyawan Pegadaian Pusat Meninggal karena Virus Corona
-
Pemprov DKI Tambah Dana Penangangan Corona, Total Rp 3 Triliun Lebih
-
570 Penghuni Panti Jompo di Prancis Meninggal karena Virus Corona Covid-19
-
Skuat Atletico Madrid Setuju Dipotong Gaji 70 Persen
-
Nihil Kasus Corona, Pemprov Kirim Bantuan APD ke Kepulauan Seribu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Pelantikan Februari, Satu Nama Kuat Calon Wamenkeu Sudah 'Sowan' ke Purbaya
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Sudah Temui Sudrajat Pedagang Es Jadul, Komandan Kodim: Masalah Selesai Secara Kekeluargaan
-
Akui Salah Terapkan Pasal di Kasus Hogi Hinaya, Kapolresta Sleman Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia
-
Buruh Jakarta Masih Ngotot Tolak Gaji Rp5,7 Juta, Pramono Anung: Urusan UMP Sudah Selesai!
-
KPK Periksa Seorang Pegawai BUMN dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Ada Demo di Depan Kantor Wapres Kebon Sirih, Massa Aksi: Ijazahmu Mana?
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Berawal dari Teguran, Warga Cengkareng Justru Jadi Korban Keganasan Pencuri Kabel
-
Anggota Komisi III DPR 'Semprot' Kapolres Sleman: Kalau Saya Kapolda, Anda Sudah Saya Berhentikan