Suara.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mempertimbangkan untuk turut membawa serta narapida narkotika dan tindak pidana korupsi dalam rombongan narapidana yang dibebaskan akibat pandemi virus corona Covid-19.
Kebijakan ini dianggap presenter Najwa Shihab sebagai hal yang terlalu mengada-ada. Sehingga banyak pihak yang curiga dengan kebijakan tersebut.
Maka dari itu, dalam video yang diunggah ke YouTube, Jumat (3/4/2020), Najwa Shihab meminta Yasonna untuk menjelaskan secara gamblang napi koruptor mana yang akan dibebaskan karena corona.
"Jadi Pak Menteri yang terhormat, supaya kita tidak curiga macam-macam, coba dibuka dulu ke publik, narapidana kasus korupsi apa dan di mana yang menempati sel berdesak-desakan seperti napi umum pencuri ayam yang bahkan tidurnya harus bergantian?" ucap Najwa Shihab.
Ia juga menyindir Yasonna untuk mengecek keberadaan Setya Novanto, koruptor kasus korupsi e-KTP.
"Oh ya, sekalian kalau memang mau cek lapas koruptor, titip cek lagi sel Papa Setya Novanto dan kawan-kawannya di Sukamiskin, masih di sel lagi nonton Netlifx, atau lagi plesiran makan di warung Padang ya?" kata Najwa.
Meskipun begitu, Najwa mengakui kebijakan membebaskan tahanan di tengah wabah corona juga dilakukan negara-negara lain.
Pertimbangan kesehatan para tahanan dan kondisi penjara di Indonesia yang kelebihan kapasitas juga bisa dimaklumi.
"Tapi alasan ini menjadi mengada-ada ketika kita bicara soal napi koruptor. Sel napi koruptor berbeda dengan tahanan lain," ucap Najwa Shihab.
Baca Juga: Napi Korupsi Bebas karena Corona, Deddy Corbuzier hingga Rossa Bereaksi
Najwa Shihab kemudian memperlihatkan kembali videonya ketika sidak ke Lapas Sukamiskin. Kondisi sel napi koruptor di sana tampak eksklusif.
"Satu napi satu kamar. Lengkap dengan fasilitas pula. Alih-alih berdesak-desakan dengan napi lain sehingga bisa tertular (virus) corona, para koruptor di Sukamiskin bahkan bisa mandi air panas dengan water heater di kamar mandi pribadi dan olahraga dengan alat khusus di dalam sel eksklusif mereka," kata Najwa menjelaskan.
Menurut Najwa, kondisi ini bukan hanya terjadi di Lapas Sukamiskin. Sel napi koruptor di Lapas Tanjung Gusta Sumatera Utara juga memiliki fasilitas eksklusif.
Ia kemudian mengungkapkan fakta bahwa jumlah napi koruptor di Indonesia terbilang kecil.
"Dari hampir 250 ribu napi di seluruh negeri, yang napi korupsi jumlahnya sekitar 4500-an. Berarti, sekitar 1,8 persen dari total napi," ungkapnya.
Ia menambahkan, "Jadi, pembebasan napi koruptor dengan tujuan menghambat penyebaran COVID-19 di Lapas menjadi tidak relevan, karena angkanya sangat kecil dibanding napi kejahatan lain".
Berita Terkait
-
Lagi, IDI Laporkan 3 Dokter Meninggal Dunia karena Virus Corona
-
Menikah di Tengah Wabah Corona Pengantin dan Tamu Pakai Masker
-
Cegah Corona, Mini Market Pasang Pembatas Plastik
-
Napi Korupsi Bebas karena Corona, Deddy Corbuzier hingga Rossa Bereaksi
-
Pakai Masker Kain saat Wabah Virus Corona Covid-19, Ini Saran Dokter Kulit!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul