Suara.com - Bayi baru lahir di sebuah rumah sakit di Thailand memasangkan pelindung wajah versi kecil untuk bayi-bayi yang dilahirkan. Pelindung wajah tersebut digunakan agar terhindar dari virus corona.
Dialihbahasakan dari China Press, Senin (6/4/2020), Rumah Sakit Paolo Samutprakarn, Thailand ini memasangkan pelindung wajah mungil pada bayi yang baru lahir. Pihak rumah sakit berupaya melindungi para bayi yang sangat rentan tersebut.
Beberapa foto bayi-bayi mungkil yang mengenakan pelindung wajah berukuran kecil diunggah di media sosial dan mendadak viral. Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook Penang My Hometown.
Dalam foto-foto tersebut tampak beberapa bayi sedang tertidur di kereta bayi rumah sakit. Mereka terlihat tertidur lelap sembari mengenakan pelindung wajah mungil.
Pelindung wajah yang digunakan oleh bayi-bayi baru lahir sama seperti yang digunakan oleh orang dewasa. Hanya saja ukurannya lebih kecil dibandingkan milik orang dewasa.
Meski pelindung wajah itu diikatkan ke dahi dan menutupi seluruh wajah hingga ke dada, bayi-bayi itu tidak merasa terganggu ataupun menangis, mereka tetap terlelap.
Merujuk data Worldometer per Senin pagi, jumlah kasus positif virus corona di Thailand mencapai 2.169 dengan angka kematian hanya sebesar 23 kasus. Jumlah pasien yang berhasil sembuh dari virus ini mencapai 793 kasus.
Pemerintah Thailand telah memutuskan untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown mulai 26 Maret hingga 30 April 2020. Seluruh aktivitas masyarakat dibatasi dan akses masuk maupun keluar dari negara juga telah ditutup.
Keputusan tersebut diambil oleh pemerintah guna mencegah penyebaran virus corona. Selama lockdown berlangsung, hanya toko penjual makanan dan kebutuhan penting lainnya yang diizinkan beroperasi melayani pembeli.
Baca Juga: DAOP 6 Jogja Batalkan 120 Perjalanan KA Selama Ada Wabah Virus Corona
Berita Terkait
-
Catat! Jokowi Janji Kasih Masker ke Rakyatnya, karena Wajib Pakai
-
Acuhkan Seruan Anies, Banyak Penumpang Tak Pakai Masker saat Naik KRL
-
Awal Pekan Rupiah Dibuka Melempem Rp 16.556 Per Dolar AS
-
Di Balik 30 Ribu Narapidana Dibebaskan saat Corona, Jokowi Tiru Iran
-
Update Corona Covid-19 Global: Total Kesembuhan Capai 79 Persen
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi