Suara.com - Mahkamah Agung kini memiliki ketua baru yakni Hakim Agung Muhammad Syarifuddin untuk periode 2020-2025 Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut bergembira mendengar kabar tersebut.
Syarifuddin didapuk menjadi ketua MA usai dipilih 32 suara dari 47 Hakim Agung yang berpatisipasi dalam pemilihannya.
Mahfud menyebut kalau Syarifuddin merupakan sahabatnya di perguruan tinggi.
"Turut bergembira dan mengucapkan selamat kepada sahabat sealmamater saya UII, Dr. Syarifuddin, yang pada hari ini terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung (MA), menggantikan Dr. Hatta Ali," kata Mahfud melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd pada Senin (6/4/2020).
Harapan baik pun disampaikan Mahfud kepada sahabatnya itu untuk tetap melanjutkan semangat reformasi di dunia peradilan. Tidak lupa, Mahfud juga menyampaikan ucapan selamat purna tugas kepada Hatta Ali yang sudah menjabat ketua MA sejak 2012.
"Semoga bisa melanjutkan reformasi dunia hukum dan peradilan. Selamat purna tugas kepada Bapak Hatta Ali," pungkas Mahfud.
Untuk diketahui, Hakim Agung Muhammad Syarifuddin resmi terpilih menjadi Ketua Mahkamah Agung (MA) menggantikan Muhammad Hatta Ali dalam Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Ketua Mahkamah Agung RI yang digelar di Gedung Kusumaatmaja, Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2020).
Syarifuddin terpilih berdasarkan hasil pemilihan hak suara para peserta Hakim Agung sebanyak 32 suara. Sedangkan, Hakim Agung Andi Samsan Nganro mendapatkan hanya mendapatkan 14 suara.
Adapun pemilihan tersebut diikuti oleh 47 Hakim Agung. Di mana Ketua MA sebelumnya Muhammad Hatta Ali tidak memberikan hak suara.
Baca Juga: Diciduk Polisi! 3 Ribu Orang Janji Tak Lagi Keluyuran saat Wabah Corona
"Berita acara hasil perhitunga suara, yang mulia Muhammad Syarifuddin telah mendapatkan suara sejumlah 32 suara. Calon Ketua MA Syarifuddin yang mendapatkan suara terbanyak putaran kedua, maka langsung ditetapkan sebagai ketua MA terpilih," kata Hatta Ali membacakan hasil penghitungan suara, di Gedung MA, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2020).
Hatta Ali pun meminta kepada seluruh 47 Hakim Agung untuk memberikan salam hormat kepada Ketua MA terpilih Syarifuddin.
"Mari kita berikan salam terhormat untuk beliau (Syarifuddin). Maka kami tetapkan Ketua MA terpilih," Hatta sambil mengetok palu.
Pemilihan Ketua MA tersebut dilakukan sebanyak dua putaran. Di mana dalam putaran pertama sebelumnya belum ada calon Ketua MA mendapatkan hak suara mencapai 50 persen.
Berita Terkait
-
Imbas Ada Daerah Karantina Wilayah, Pemerintah Baru Mau Bentuk PP
-
Wafat, Petinggi MA Putuskan Tak Hadiri Pemakaman Hakim Maruap Dohmatiga
-
Dilarang Jokowi, Mahfud MD Nyaris Pakai Pesawat TNI Melayat ke Solo
-
Jarang Muncul saat Corona, Mahfud MD Pakai Video saat Diwawancara Wartawan
-
Pekan Depan, Menteri Mahfud MD Gelar Rapat Tingkat Menteri Bahas RUU KKR
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI