Suara.com - Penularan virus Corona (COVID-19) makin melonjak di Jakarta, namun wabah tersebut tampaknya belum bisa membuat pelaku kejahatan atau asusila berhenti beraksi.
Seperti video yang merekam aksi seorang pria pengendara sepeda motor yang disebtt memamerkan alat kelaminnya di sisi jalan. Tindak asusila yang terekam dalam video amatir itu disebut-sebut terjadi di dekat Stasiun Klender, Jakarta Timur pada Senin (6/4/2020) siang kemarin.
Dalam video berdurasi 8 detik yang diunggah pemilik akun Instagram @fakta.jakarta terlihat seorang pria menggunakan jaket hitam dan helm warna merah tengah duduk di atas sepeda motor matik warna merah yang diparkiran di sisi jalan.
Meski aksi dugaan asusila itu tidak terlihat jelas dalam video tersebut lantaran disensor, namun dalam keterengan video yang diunggah akun @fakta.jakarta pria tersebut disebut-sebut tengah mengeluarkan organ kelaminnya yang berhasil direkam oleh salah satu penumpang di Stasiun Klender.
"Aksi ekshibisionisme di Stasiun Klender terekam salah satu kamera warga yang sedang menunggu di peron, Senin, 6/4/2020 siang. Orang tersebut tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan kemaluannya, saat mengetahui aksinya direkam akhirnya orang tersebut pergi, harap berhati hati buat yang lain," tulis akun @fakta.jakarta seperti dikutip suara.com, Selasa (7/4/2020).
Terkait peristiwa itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan pihaknya akan segera menelusuri kebenaran peristiwa dalam video tersebut.
"Kami cek dulu kebenarannya," kata Hery saat dikonfirmasi.
Hery menejelaskan pihaknya akan terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi dalam video tersebut sebelum akhirnya mengejar pelaku. Terlebih, dalam video tersebut tidak terlihat jelas aksi dugaan tindak asusila yang dilakukan pria tersebut lantaran video tersebut disensor.
"Ya kami akan pastikan dulu, kami tidak bisa main tangkap," kata dia.
Baca Juga: Polisi di Gresik Doyan Cabuli Mertua, Mulai Dicium hingga Pamer Alat Vital
Berita Terkait
-
Hari Kesehatan Dunia, WHO: Masker Saja Tak Cukup Hentikan Corona Covid-19
-
Corona Pertama di Depok, Anies Usul ke Terawan Terapkan PSBB di Jabodetabek
-
Tersebar di 25 Negara, WNI Positif Corona di Luar Negeri Tembus 286 Kasus
-
Tambah Alokasi Jaring Pengaman Sosial, Jokowi Siapkan Rp 110 Triliun
-
Akibat Corona, Cristiano Ronaldo Tunda Peresmian Hotel Barunya di Madrid
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut
-
Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!
-
Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya