Suara.com - Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) menggelar kegiatan Doa Bersama dan Pertaubatan Global pada Kamis (9/4/2020) hari ini. Acara yang digelar secara online tersebut juga akan diikuti oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan ulama serta tokoh agama Islam lainnya sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar pandemi virus Corona (Covid-19) bisa segera hilang dari muka bumi.
Ketua Pengurus Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas mengatakan, acara tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 19.15 WIB.
Ia menuturkan bahwa pandemi Covid-19 kini menjadi keprihatinan dunia. Menurutnya saat ini semua pihak patut untuk bersatu dan bahu membahu serta melakukan ikhtiar lahir dan batin agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.
"Sebagai bagian ikhtiar batin, PBNU mengajak seluruh umat Islam pada umumnya dan warga NU di seluruh penjuru dunia khususnya untuk melakukan doa bersama dan pertaubatan global. Memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT, semoga pandemi virus corona dihempaskan dari dunia," kata Robikin dalam keterangan tertulisnya.
Robikin menyebut sejumlah ulama sepuh dan tokoh-tokoh agama Islam akan turut berpatisipasi dalam kegiatan tersebut. Termasuk Ma'ruf Amin yang dikabarkan juga akan memberikan sambutan dalam acara Doa Bersama dan Pertaubatan Global itu.
Dilihat dari susunan acara yang diterima Suara.com, acara tersebut akan dibuka Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj. Kemudian acara dilanjutkan dengan wirid dan doa bersama yang akan dipimpin oleh Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar.
Selanjutnya acara akan diisi oleh pembacaan doa oleh Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur, Habib Luthfi bin Yahya, anggota Dewan Mustasyar PBNU Tuan Guru Haji Turmudzi Badarudin TGH. Turmudzi Badaruddin, Zainuddin Djazuli dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.
Adapun sesi dakwah akan diisi oleh sejumlah penceramah kondang seperti Gus Nadirsyah Hosen, Said Aqil Siroj, Agoes Ali Mashyuri, Yahya C. Staquf, Ubadillah Shodaqoh, Gus Miftah Maulana, Ustaz Yusuf Manshur dan Ahmad Muwaffiq.
Setelah doa bersama dan sesi dakwah selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah PBNU se-dunia. Seluruh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di berbagai negara akan ikut dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: PBNU Imbau Salat Tarawih di Rumah Demi Cegah Penyebaran Covid-19
Acara tersebut bisa disaksikan di televisi nasional ataupun media resmi PBNU.
Berita Terkait
-
Dear 2020 Trending di Twitter, Warganet Penuhi Lini Masa dengan Keluhan
-
Nasih Buruk Fotografer Keliling saat Badai Corona, Cuma Dapat Duit Rp 6.000
-
Polisi Wajib Pakai APD Selama Wabah Virus Corona
-
MUI Dukung Rencana Istigasah dan Zikir Nasional Agar Corona Segera Hilang
-
Dirjen Yankes: Ketersediaan APD Sangat Terbatas
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak
-
MK Minta Pemohon Uji Materi KUHP dan KUHAP Baru Cermati Gugatan Agar Tidak Bersifat Prematur
-
Pemerintah Siapkan Digitalisasi Bansos, Sistem Dibuat Oleh Luhut Binsar Pandjaitan
-
6 Fakta Heboh Semburan Minyak di Bangkalan: Ketinggian 5 Meter hingga Sifatnya yang Mudah Terbakar
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
-
Kemenag Kembali Tersandung Korupsi, Lemahnya Tata Kelola Jadi Sorotan
-
Bejat! Modus Pedagang Takoyaki Ajak Anak 11 Tahun Naik Sepeda, Berakhir Dicabuli di Kalideres
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik