Suara.com - Satgas Pencegahan Covid-19 di Toraja Sulawesi Selatan langsung menindak tegas dengan menyemprot air pemadam kebakaran pada masyarakat yang bersikeras keluar rumah tanpa mengenakan masker.
Dari tayangan video yang dibagikan oleh makassar_info, petugas berpatroli menggunakan mobil pemadam kebakaran.
Petugas akan menembakkan air kepada warga yang kedapatan keluar rumah tak mengenakan masker. Para pedagang dan tukang Sitor pun tak luput dari serangan semprotan petugas.
"Tembak.. tembak tembaak!" perintah seorang petugas ketika melihat dua pengendara motor yang berboncengan tanpa helm dan masker.
Pemotor itu pun tersemprot semburan kencang air pemadam kebakaran hingga terjatuh.
Sementara itu, di video lainnya menunjukkan petugas menembakkan air ke sebuah angkot yang beroperasi.
Di sisi yang lain, sebuah motor dan sebuah truk berhenti di hadapan para petugas.
Para penumpang yang berada di atap truk pun berebut untuk bersembunyi dari semprotan petugas. Sedangkan pengendara motor hanya bisa pasrah terkena tembakan air.
Dari keterangan video tersebut menyebutkan, cara ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran corona.
Baca Juga: Pria di Atas 50 Tahun Berisiko Alami Covid-19 Parah, Mengapa?
Selain dilakukan penyemprotan, aktifitas warga juga dibatasi. Warga hanya diperbolehkan beraktifitas hingga pukul 16.00 WITA saja. Jika kedapatan masih beraktifitas di atas jam tersebut maka petugas akan melakukan penindakan tegas.
Warganet pun banyak yang berkomentar mengenai langkah petugas Toraja ini.
"Bagus bagus.. saya dukung.. biar pada mikirin keselamatan sama kesehatan masing-masing. Hitung-hitung mandi gratis," tulis yrl_young.
"Garang satgasnya," tulis bonniebintarno.
Berita Terkait
-
Patroli Kerumunan, Satgas COVID-19 Desa Bantul Temukan Remaja Kesurupan
-
Bikin Melongo, Perilaku Glenn Fredly Diminta Konser di Desa Tanpa Diongkosi
-
Berjuang Lawan Corona, 3 Perawat RS Elim Toraja Utara Diusir dari Kos-kosan
-
Diundang Konser di Desa Tak Diongkosi, Glenn Fredly: Saya Pasti Datang Bung
-
Tak Terima Sumbangan Uang, Ini yang Dibutuhkan Satgas Covid-19 DPR
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?