Suara.com - Perbuatan seorang polisi di Malaysia ini membuat malu satu negara di hadapan dunia internasional.
Sebab, bukannya menjaga keamanan saat semua wilayah negaranya lockdown guna melawan virus corona covid-19, oknum polisi di Malaysia justru memerkosa dua turis asing asal Mongolia.
Seperti diberitakan Free Malaysia Today, Senin (13/4/2020), oknum polisi itu memerkosa dua perempuan asal Mongolia di sebuah hotel kawasan Petaling Jaya, Sabtu (11/4) akhir pekan lalu.
“Dua perempuan itu yang berusia 20 tahun dan 37 tahun berhasil kami selamatkan, Minggu malam. Sementara tersangka berusia 30 tahun telah ditahan,” kata Kepala polisi distrik Nik Ezanee Mohd Faisal.
Ia mengatakan, oknum polisi itu sudah ditahan dan kekinian ditetapkan sebagai tersangka pelanggar Pasal 376 KUHP Malaysia yakni tentang pemerkosaan.
Faisal mengatakan, polisi juga mengajukan kepada pengadilan agar kedua korban mendapat perlindungan sementara dalam rangka kepentingan penyidikan.
Dia mengatakan, polisi akan melakukan penyelidikan yang adil terhadap kasus pemerkosaan tersebut. Meskipun tersangka adalah polisi, akan tetap diproses secara hukum.
Faisal menceritakan, oknum polisi itu awalnya melakukan razia terhadap dua turis asal Mongolia itu, Jumat malam.
Ketika dirazia, kedua korban tidak bisa menunjukkan dokumen perjalanan yang sah. Alhasil, oknum polisi itu memunyai alasan untuk membawa kedua korban.
Baca Juga: Istri Banting Tulang Kerja, Suami di Rumah Malah Perkosa Anak
Oleh oknum polisi, kedua korban diajak pergi menggunakan mobil dengan alasan untuk melakukan proses hukum di kantor.
Ternyata, oknum polisi itu justru membawa kedua perempuan itu ke sebuah hotel dan memerkosa keduanya.
Berita Terkait
-
Kena Razia, 2 Turis Asing Malah Diperkosa Oknum Polisi Dua Hari Dua Malam
-
Viral Ojol Antar Makanan Pakai Audi A6, Restoran Ini Malah Pakai Ferrari
-
Ratusan TKI Diisolasi di Lanud Soewondo, Derita Demam hingga Batuk Darah
-
Istri Banting Tulang Kerja, Suami di Rumah Malah Perkosa Anak
-
Viral Driver Ojol Antar Makanan ke Rumah Pelanggan Pakai Mobil Mewah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?