Suara.com - Anggota polisi di Polres Manggarai Barat diduga telah melakukan aksi penganiyaan saat membubarkan warga di tengah pandemi Corona (COVID-19).
Diduga, aksi penganiyaan itu terjadi di pendopo samping SMK Stella Maris, Labuan Bajo pada Sabtu, (11/4/2020) malam.
Edo Mense (25), salah satu korban yang dianiaya itu telah membuat laporan kasus itu ke Polres Manggarai Barat, Senin (13/4/2020) siang. Laporan Edo tertuang dalam Surat laporan Kepolisian dengan nomor: STTLP/ 55/IV/2020/NTT/ Res Mabar.
Penasehat Hukum korban, Marsel Nagus Ahang seperti dilansir dari NTTonlinenow--jaringan Suara.com, mengatakan telah melaporkan salah satu anggota Polres Mabar berinisial D.
Ahang mengatakan, Edo mengalami luka-luka akibat ditendang di bagian dada sebanyak dua kali dan dipukul di bagian pelipis hingga harus dijahit. Setelah dianiaya, korban bersama dan rekan-rekannya digelandang ke Polres Mabar.
Terkait hal itu, Ahang diduga polisi berinisial D itu telah melanggar Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan PP Nomor 2 tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri serta Perkapolri Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dia mengatakan, klienya tetap akan menempuh jalur hukum meski ada pihak yang disebutnya berupaya melobi keluarga korban untuk berdamai.
Semantara, Kapolres Mabar, AKBP Handoyo Santoso berjanji akan segera menindak tegas anggotanya jika terbukti melakukan aksi penganiayaan saat bertugas.
Namun, Handoyo mengatakan dari hasik pemeriksaan, petugas mengamankan sebanyak sembilan pemuda yang sedang sedang mengkonsumsi minuman keras jenis Sopi di Warung Pendopo samping SMK Stella Maris Labuan Bajo.
Baca Juga: Pelanggar PSBB Depok, Bogor dan Bekasi Akan Dipenjara
"Mereka mengakui bahwa dari 9 (sembilan) orang tersebut, 8 (delapan) orang baru tiba di Labuan Bajo, 11 April 2020 menggunakan Kapal Ferry, 6 (enam) orang di antaranya menempuh jalur darat dari Bali, 1 (Satu) orang dari Surabaya, dan 1 orang lainnya dari Lombok-Mataram. Dan Mereka mengakui bahwa sudah mengetahui ada imbauan pemerintah untuk tidak berkumpul."
Sedangkan terkait 8 (delapan) orang rekan Korban, yang diketahui baru tiba dari luar daerah itu, kini sedang dikarantina di Rumah Karantina milik Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar.
Berita Terkait
-
Hotel di Lombok Jual Kamar Rp 12,3 Juta untuk Tempat Isolasi Virus Corona
-
Isolasi Mandiri Bisa Munculkan Rasa Cemburu, Begini Cara Mengatasinya!
-
Bagi-bagi Makanan, Baim Wong Panik Didatangi Banyak Orang
-
Curhat Dokter MotoGP Bantu Tangani Covid-19 di Italia: Ada Secercah Harapan
-
Sejoli Bunuh Diri Karena Khawatir Corona, Ternyata Hasil Tesnya Negatif
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris