Suara.com - Seorang pria di Pasar Jumat, Jakarta Selatan diamankan oleh aparat lantaran mengeluarkan senjata tajam (sajam) di hadapan petugas. Ia tak terima saat ditegur oleh petugas lantaran tak mengenakan masker saat ke luar rumah.
Aksi saat pria tersebut diamankan oleh aparat terekam dalam kamera video yang diunggah oleh akun Instagram @peristiwa_sekitar_kita. Dalam video berdurasi singkat itu tampak sejumlah petugas kepolisian, Dinas Perhubungan dan Satpol PP menggelandang seorang pria.
"Seorang pria diamankan petugas di check pointPasar Jumat, Jakarta Selatan/Rabu tadi (15/4/2020) saat dilakukan PSBB hari ke-5," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Kamis (16/4/2020).
Dalam video tersebut, tampak seorang pria dikeluarkan dari dalam mobil. Ia tampak berontak berusaha untuk membebaskan diri dari aparat.
Dari keterangan yang dihimpun, pria tersebut mengaku tak senang saat ditanya oleh petugas alasan tidak mengenakan masker. Padahal, sesuai aturan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), setiap orang yang ke luar rumah wajib mengenakan masker.
Pria itu langsung mengeluarkan sajam berupa sangkur di hadapan petugas. Petugas yang berada di lokasi langsung mengamankan pria tersebut.
Video tersebut mendadak viral di media sosial. Publik mengecam aksi pria tersebut yang tidak mau mematuhi aturan.
Merujuk pada UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dalam masa PSBB aktivitas warga dibatasi. Pembatasan tersebut bertujuan untuk memotong mata rantai penyebaran virus corona.
Selama PSBB, aktivitas sekolah diliburkan dan para pekerja bekerja dari rumah. Selain itu, kegiatan keagamaan, sosial budaya dan berkumpul di tempat umum juga dibatasi oleh pemerintah guna mencegah penyebaran virus corona.
Baca Juga: Dicueki Pemerintah, Guru Ngaji ODP Corona Wafat Dibawa Ambulans Rp 15 Juta
Berita Terkait
-
Temuan Peneliti, Ternyata Ada 6 Virus Corona Baru di Tubuh Kelelawar
-
DPRD Suruh Riza Patria Tengok Orang Miskin Korban Virus Corona di Jakarta
-
Belum Fase Puncak, Ahli Epidemiologi UI Sebut Indonesia Masih Darurat Covid
-
6.901 Pelanggaran Pemotor Terjadi Selama 3 Hari Jakarta PSBB
-
Jokowi Yakin Corona Lenyap Akhir 2020, Wishnutama Siap Gairahkan Pariwisata
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!